Sunday , October 21 2018
Home > News > 2 Pihak Mengundang Abraham Samad untuk Berpartisipasi dalam Pemilihan 2019
2 Pihak Mengundang Abraham Samad untuk Berpartisipasi dalam Pemilihan 2019
2 Pihak Mengundang Abraham Samad untuk Berpartisipasi dalam Pemilihan 2019

2 Pihak Mengundang Abraham Samad untuk Berpartisipasi dalam Pemilihan 2019

2 Pihak Mengundang Abraham Samad untuk Berpartisipasi dalam Pemilihan 2019 – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengatakan dua partai politik mengusulkan kepadanya sebagai salah satu kandidat dalam pemilihan presiden 2019. Meskipun keengganan untuk menamai partai, ia memastikan bahwa salah satu pihak adalah pendukung pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. Ada pihak lain di luar administrasi, katanya, Sabtu di Palembang.

Namun, Abraham belum memutuskan jauh lebih sedikit untuk menyatakan dirinya sebagai calon presiden dan sebagai calon wakil presiden. Abraham merasa perlu melihat undangan dengan mempertanyakan para calon pemilih. Dia juga mempertimbangkan biaya pengajuan untuk pemilihan presiden yang akan datang. Aku tidak punya banyak uang, atau orang yang suka kemeriahan.

Di Palembang, Abraham menjadi pembicara dalam seminar motivasi untuk civitas akademi Universitas Sriwijaya dan Universitas Islam Negeri Raden Fatah. Ia ingin menanamkan sikap kepada pemuda dengan integritas, Pancasila, dan karakter orang Indonesia sejati.

Palembang adalah kota kesembilan dari safari seminar motivasi setelah sebelumnya diadakan di Bandung, Makassar, Semarang, Bogor, Bali, Samarinda, Balikpapan, dan Yogyakarta. Safari ini dilakukan di 150 kota bertemakan Rising Consolidation Generasi Muda Indonesia dalam Membangun Bangsa.

BACA JUGA :  Gerindra Tidak Setuju PKS Menjadi Partai Ketiga Yang Ikut Mencalonkan Kandidat Presiden

2 Pihak Mengundang Abraham Samad untuk Berpartisipasi dalam Pemilihan 2019 – Selain itu Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera meyakini Ketua Partai Gerindra Prabowo Subianto harus menyiapkan strategi strategis jika ingin bersaing dengan elektabilitas Joko Widodo (Jokowi). Jika tidak, Jokowi memiliki posisi yang kuat, kata Mardani di Cikini, Jakarta, pada hari Sabtu.

Mardani mengatakan Jokowi memiliki lebih banyak kelebihan yang dapat meningkatkan elektabilitasnya dibandingkan dengan Prabowo. Jokowi tidak hanya mampu menjual janji saat berkampanye. “Tapi dia sudah berhasil.” Kekuatan Jokowi juga diperoleh dari sejumlah survei yang menempatkan elektabilitasnya di atas Prabowo sehingga data juga dapat mempengaruhi suara orang-orang. Saat ini, yang paling penting adalah sosok itu, katanya.

Dia menyarankan Prabowo memilih calon wakil presiden yang baru. Tokoh baru harus benar-benar dapat bersaing dengan elektabilitas Jokowi. Mardani menyarankan Prabowo bahwa dalam waktu dekat tidak hanya menunjuk calon wakil presiden yang akan menemaninya dalam pemilihan presiden 2019. Prabowo juga harus menentukan jajaran kabinet yang akan membantunya jika dia terpilih sebagai presiden. Jadi orang tidak membeli kucing dalam karung, katanya.

Check Also

PKS Akan Melakukan Pertemuan Dengan Demokrat dan PAN Secara Bersamaan

PKS Akan Melakukan Pertemuan Dengan Demokrat dan PAN Secara Bersamaan

PKS Akan Melakukan Pertemuan Dengan Demokrat dan PAN Secara Bersamaan – Menjelang pendaftaran calon presiden …