Thursday , October 18 2018
Home > Mancanegara > 4 Orang Meninggal Dan 19 Orang Menghilang Dalam Kebakaran di Filipina
4 Orang Meninggal Dan 19 Orang Menghilang Dalam Kebakaran di Filipina
4 Orang Meninggal Dan 19 Orang Menghilang Dalam Kebakaran di Filipina

4 Orang Meninggal Dan 19 Orang Menghilang Dalam Kebakaran di Filipina

4 Orang Meninggal Dan 19 Orang Menghilang Dalam Kebakaran di Filipina – Empat orang tewas dan 19 orang dikhawatirkan terjebak oleh kebakaran hotel besar di ibukota Filipina, Manila, pada hari Minggu, dan orang-orang lain dipecat dari atap dengan helikopter, kata pihak berwenang. Kebakaran di Paviliun Manila Waterfront, sebuah kompleks hotel dan kasino, masih berkecamuk enam jam setelah dimulai pada hari Minggu pagi, mendorong lebih dari 300 orang untuk melarikan diri dari wilayah tersebut dan enam orang dibawa ke rumah sakit, kata petugas pemadam kebakaran dan kota.

Dari empat orang yang meninggal, dua diidentifikasi sebagai pegawai hotel, kata kepala pengurangan risiko bencana kota Manila, Johnny Yu. Keduanya adalah satpam dan petugas perbendaharaan, kemungkinan terjebak, menderita sesak napas dan dibawa ke rumah sakit namun dinyatakan meninggal saat tiba, kata Yu kepada wartawan, menambahkan 19 lainnya hilang.

BACA JUGA : Tommy Suharto Siap Meluncur ke Politik Indonesia

4 Orang Meninggal Dan 19 Orang Menghilang Dalam Kebakaran di Filipina – Pihak berwenang sedang menyelidiki penyebab kebakaran tersebut, yang diyakini telah dimulai di kasino atau area mezzanine di hotel lantai 21 yang secara teratur menampung penduduk lokal dan orang asing, Yu menambahkan. Responders mengirim helikopter untuk menyelamatkan orang-orang yang terjebak di atap dan pejabat meluncurkan operasi darat untuk mengeluarkan yang lain.

Manila adalah satu dari 16 kota yang membentuk Metro Manila. Kota terdekat membantu memadamkan api, kata pemadam kebakaran Manila. Ini adalah kebakaran besar, ada yang menghirup asap dan dibawa ke rumah sakit, kata petugas pemadam kebakaran senior Marlon Banaag kepada AFP.

Kebakaran mematikan terjadi secara teratur di Filipina, terutama di daerah kumuh yang hampir tidak memiliki standar keselamatan. Yang paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir adalah di pinggiran kota Manila dimana 72 orang meninggal pada tahun 2015 di sebuah pabrik yang membuat sandal karet. Di selatan kota Davao, 38 orang tewas pada Desember 2017 oleh api yang melanda pusat perbelanjaan dan call center.

BACA JUGA : Lima Pelaku Skimming Bank BRI Telah DI tangkap Polisi

Check Also

PKS Akan Melakukan Pertemuan Dengan Demokrat dan PAN Secara Bersamaan

PKS Akan Melakukan Pertemuan Dengan Demokrat dan PAN Secara Bersamaan

PKS Akan Melakukan Pertemuan Dengan Demokrat dan PAN Secara Bersamaan – Menjelang pendaftaran calon presiden …