News

60 Keluarga Timor Leste Tinggal Di Naktuka Indonesia

60 Keluarga Timor Leste Tinggal Di Naktuka Indonesia60 Keluarga Timor Leste Tinggal Di Naktuka Indonesia

60 Keluarga Timor Leste Tinggal Di Naktuka Indonesia – Sekitar 60 keluarga Timor Leste saat ini bermukim di Desa Naktuka Indonesia, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, dengan meningkatnya jumlah ini memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat Indonesia di sana, kata seorang tokoh masyarakat setempat.

Jumlah warga negara Timor Leste dari Oecusse yang telah menetap di Desa Naktuka cenderung terus meningkat selama tiga tahun terakhir, meskipun daerah itu milik Indonesia, Kain Maus, pemimpin komunitas Kecamatan Amfoang Timur, telah menyatakan dalam Oelamasi pada hari Jumat.

Berbicara kepada Antara di Oelamasi, ibu kota Kabupaten Kupang, Maus mencatat bahwa sekitar 60 keluarga atau setara dengan sekurang-kurangnya 200 orang dari Enklave Oecusse, saat ini menetap di Desa Naktula. Mereka menempati tanah yang sebenarnya milik Indonesia.

Jumlah keluarga dari kantong Timor Leste ini telah meningkat, dari 40 menjadi 60, selama tiga tahun terakhir, katanya, seraya menambahkan bahwa kondisi ini telah menimbulkan keprihatinan serius di antara warga negara Indonesia yang tinggal di Kecamatan Amfoang Timur. Faktanya, para pemimpin tradisional Enklave Oecusse Timor Leste secara resmi mengakui beberapa tahun yang lalu bahwa wilayah Desa Naktula adalah bagian integral dari wilayah Indonesia, kata Maus.

Baca Juga : 3.000 Orang Berbaris Di Selandia Baru Saat Masjid Dibuka Kembali

60 Keluarga Timor Leste Tinggal Di Naktuka Indonesia – Pernyataan pengakuan mereka juga telah diserahkan oleh para pemimpin tradisional Oecusse ini kepada menteri luar negeri Indonesia pada pertemuan untuk menyelesaikan masalah perbatasan Timor Leste-Indonesia beberapa tahun yang lalu, katanya. Maus mengatakan keluarga-keluarga Timor Leste yang saat ini menetap di Desa Naktuka adalah pemegang kartu identitas Timor Leste. Mereka harus disadarkan akan kenyataan bahwa wilayah desa tempat mereka tinggal adalah milik Indonesia.

Di masa lalu, Timor Leste disebut Timor Timur. Itu adalah salah satu provinsi di Indonesia. Namun, itu menjadi negara merdeka sebagai hasil dari kemenangan kamp kemerdekaan di dalam masyarakat Timor-Leste dalam plebisit yang disponsori PBB pada tahun 1999.

Pada saat itu, ekonomi Indonesia relatif lemah akibat krisis ekonomi yang serius, sementara Australia, yang dikuasai oleh John Howard, menekan Presiden Indonesia BJ Habibie untuk menyelesaikan masalah Timor Timur dengan cepat. Dalam sebuah wawancara dengan ABC, Habibie mengakui tekanan Howard sebagaimana terungkap dalam berita berjudul Howard mendorong saya pada referendum E Timor: Habibie (16 Nov 2008).

Leave a Reply