Sunday , December 16 2018
Home > News > 7 ORANG TEWAS DALAM SERANGAN BENGHAZI
7 ORANG TEWAS DALAM SERANGAN BENGHAZI
7 ORANG TEWAS DALAM SERANGAN BENGHAZI

7 ORANG TEWAS DALAM SERANGAN BENGHAZI

SaranaNKRI 7 ORANG TEWAS DALAM SERANGAN BENGHAZI Setidaknya tujuh orang tewas dan sekitar dua puluh lainnya terluka Kamis malam dalam serangan bom mobil di pusat Benghazi di Libya timur, kata seorang pejabat keamanan lokal kepada AFP. Bom meledak dekat hotel Tibesti di jalan yang sibuk di mana banyak orang pergi untuk merayakan selama bulan Ramadhan, kata pejabat itu, menambahkan bahwa para korban adalah warga sipil.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu tetapi pejabat Libya menyalahkan serangan terhadap sel tidur teroris yang ingin mengirim pesan bahwa Benghazi tidak aman. Libya telah diguncang oleh kekacauan sejak pemberontakan 2011 yang menggulingkan dan membunuh diktator Moamer Kadhafi, dengan dua otoritas yang bersaing dan beberapa milisi bersaing untuk menguasai negara kaya minyak itu.

Baca Juga :  KERJASAMA INDONESIA DAN DENMARK UNTUK ENERGI BERSIH

Penguasa militer Khalifa Haftar pada bulan Juli mengumumkan pembebasan total dari Benghazi, tiga tahun setelah pasukannya melancarkan operasi militer untuk merebut kota dari para pejihad yang menjadikannya sebagai kubu kuat setelah revolusi. Namun bentrokan dan serangan di kota terus berlanjut, termasuk terhadap fasilitas diplomatik dan pasukan keamanan.

Hampir 40 orang tewas menyusul serangan bom mobil ganda di depan sebuah masjid pada bulan Januari. Pada bulan Februari, serangan lain menyebabkan satu orang tewas dan hampir 150 orang terluka, juga di depan sebuah masjid. Haftar mendukung sebuah parlemen yang berbasis di timur jauh Libya, sementara pemerintah persatuan yang didukung Perserikatan Bangsa-Bangsa di ibukota barat Tripoli telah berjuang untuk menegaskan otoritasnya di luar bagian barat negara itu.

7 ORANG TEWAS DALAM SERANGAN BENGHAZI  Awal bulan ini Haftar kembali ke Benghazi setelah bertugas dua minggu di sebuah rumah sakit di Paris untuk meluncurkan serangan anti-jihadis baru. Menghadirkan dirinya sebagai momok militansi Islam, dia mengumumkan dimulainya kampanye militer untuk merebut kembali kota timur Derna dari para jihadis. Kota ini adalah satu-satunya bagian dari Libya timur yang tetap berada di luar kendali Tentara Nasional Libya Haftar, yang mendapat dukungan dari Mesir dan Uni Emirat Arab.

Saat ini dipegang oleh Dewan Dura Mujahidin Derna, kumpulan sampah milisi Islamis dan jihadis yang mencakup Al-Qaeda dan bermusuhan dengan Haftar dan kelompok Negara Islam. Haftar juga merayakan ulang tahun keempat dari operasi “Martabat” anti-jihadis yang sedang berlangsung, yang awalnya diluncurkan pada tahun 2014 untuk merebut kembali Benghazi setelah jatuh ke tangan milisi garis keras.

Baca Juga :  PEMERINTAH AKAN MENINGKATKAN CAMPURAN BIODIESEL MENJADI 25%

Secara terpisah, serangan bunuh diri pada awal Mei diklaim oleh kelompok Negara Islam terhadap markas komisi pemilihan di Tripoli menewaskan lebih dari selusin orang. Komunitas internasional mendorong pemilihan di Libya yang diharapkan akan membantu menenangkan gejolak yang melanda sejak jatuhnya Kadhafi.

Check Also

STUDIO ARSITEK INDONESIA DALAM FINALIS DESIGN ANTHOLOGY AWARD

STUDIO ARSITEK INDONESIA DALAM FINALIS DESIGN ANTHOLOGY AWARD

STUDIO ARSITEK INDONESIA DALAM FINALIS DESIGN ANTHOLOGY AWARD – Interior Asia, desain, arsitektur dan kehidupan …