Gaya hidupKesehatanNews

7 Organ Tubuh Penting Yang Mengalami Perubahan Di Saat Berpuasa

7 Organ Tubuh Penting Yang Mengalami Perubahan Di Saat Berpuasa7 Organ Tubuh Penting Yang Mengalami Perubahan Di Saat Berpuasa

7 Organ Tubuh Penting Yang Mengalami Perubahan Di Saat Berpuasa. SARANANKRI – Puasa Ramadhan telah tiba. Menahan rasa haus dan lapar selama kurang lebih 14 jam, sedikit banyak memengaruhi sistem kerja tubuh. Lantas, apa yang terjadi pada tubuh saat puasa?

BACA JUGA : Hindari 7 Kesalahan Pemakaian Kondom Yang Bisa Bikin Hubungan Seksmu Jadi Tak Nikmat

Secara teknis, tubuh dikatakan memasuki fase puasa ketika sudah delapan jam sejak makan terakhir. Saat itu, usus sudah selesai melakukan tugasnya menyerap berbagai jenis nutrisi.

Berdasarkan pernyataan pers yang diterima oleh SINDOnews, dalam keadaan normal, glukosa yang telah dipecah disimpan di hati dan otot. Glukosa ini berfungsi sebagai sumber energi utama. Selain glukosa, tubuh juga memecah lemak sebagai sumber energi ketika glukosa telah habis.

Saat puasa, glukosa disimpan di dua bagian tubuh yang akan dipecah terlebih dahulu menjadi energi sehingga kita bisa bergerak. Setelah cadangan glukosa di kedua tempat habis, tubuh baru akan memecah lemak sebagai sumber energi.

Selama Ramadhan, orang berpuasa selama 13-14 jam. Ketika ini adalah jadwal penggantian tubuh, itu menggantikan proses pemecahan glukosa menjadi pemecahan lemak sebagai sumber energi. Jadi, itu akan mempengaruhi penurunan berat badan, serta kadar kolesterol dalam darah.

Sementara itu, puasa membuat pola makan dan minum setiap hari berubah dan ini mengubah kerja tubuh. Lalu, apa saja perubahan fungsi organ yang terjadi saat puasa? Inilah ulasannya.

1. Mulut
Puasa membuat tubuh tidak mendapatkan asupan air selama lebih dari 10 jam. Meski begitu, kelenjar ludah di mulut tetap bekerja sehingga mereka terhindar dari mulut kering. Ini juga akan membantu menjauh dari masalah bau mulut. (Baca juga: Mempertahankan Kesehatan Gigi Kunci Menghindari Bau mulut Saat Berpuasa).

2. Perut
Saat puasa, perut tidak terisi dengan makanan selama beberapa jam. Pada saat ini, produksi asam lambung akan menurun untuk mencegah erosi dinding lambung oleh asam. Dengan begitu, perut bisa terhindar dari iritasi.

3. Hati
Saat puasa, hati akan bekerja dengan membantu memecah glukosa yang tersimpan di hati. Dengan begitu, tubuh tetap mendapat energi untuk melakukan berbagai aktivitas.

4. Kantung empedu
Cairan empedu akan menjadi lebih pekat saat puasa. Ini berguna untuk menyiapkan pemecahan lemak ketika seseorang berbuka puasa.

5. Pankreas
Pankreas adalah penghasil hormon insulin yang berfungsi memecah glukosa dalam darah. Selama puasa, pankreas akan berhenti memproduksi insulin. Sebagai gantinya, tubuh akan memerintahkan hati untuk melakukan pemecahan glukosa yang disimpan di hati.

6. Usus kecil
Karena hanya sedikit makanan yang masuk, proses penyerapan nutrisi di usus kecil akan berhenti. Usus hanya akan bergerak secara normal setiap empat jam.

BACA JUGA : Berikut 9 Tanda Kamu Sudah Keseringan Masturbasi

7. Usus besar
Karena asupan cairan yang terbatas, penyerapan air di usus besar dikontrol. Dengan begitu, keseimbangan cairan dalam tubuh tetap terjaga.

Leave a Reply