NewsPolitik

Ahok Harus Sekolah Partai Jika Masuk Menjadi Kader PDI Perjuangan

Ahok Harus Sekolah Partai Jika Masuk Menjadi Kader PDI PerjuanganAhok Harus Sekolah Partai Jika Masuk Menjadi Kader PDI Perjuangan

Ahok Harus Sekolah Partai Jika Masuk Menjadi Kader PDI Perjuangan – Wakil Sekretaris Jendral PDI Perjuangan Ahmad Basarah, menyebutkan bahwa bergabungnya Basuki Tjahja Pirnama atau lebih dikenal dengan Ahok adalah hal yang biasa saja. Karena PDI Perjuangan tidak membeda bedakan latar belakang, profesi, suku, agama ataupun ras seseorang.

“Masuknya Ahok ke PDIP sama seperti masuknya purnawirawan TNI 17 orang masuk PDIP, cendekiawan-cendekiawan muslim masuk PDIP, teman-teman pers juga masuk PDIP, tokoh-tokoh Islam juga banyak masuk PDIP,” kata Basarah di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (9/2). Mantan Gubernyr DKI Jakarta itu akan diperlakukan  sama dengan para kader baru dari partai berlambangkan banteng moncong putih itu.

Baca juga ; Vanessa Kembali Diperiksa Polisi Dengan Baju Tahanan Dan Borgol

Ahok Harus Sekolah Partai Jika Masuk Menjadi Kader PDI Perjuangan – Ahok nantinya akan digembleng sebagai seorng Pancasilais dari bawah jadi tidak akan ada keistimewaan apapun. “Sama sebagai anggota baru, akan diperlakukan sama seperti anggota-anggota baru yang lainnya. Mereka akan memiliki hak dan kewajiban yang harus ditunaikan,” kata Basarah.

Wakil Ketua MPR itu mengatakan bahwa hak politik Ahok pulih sebagaimana statusnya yang sudah dibebaskan dari masa hukuman yang telah dijalaninya di Rutan Mako Brimob. Hal tersebut juga termasuk dengan hak politik dari Ahok untuk masuk ke dalam sebuah partai. Adapun status Ahok masih merupakan anggota biasa.

Ahok Harus Sekolah Partai Jika Masuk Menjadi Kader PDI Perjuangan – Kader dari partai baru disematkan apabila Ahok mengikuti pendidikan kaderisasi partai. Dimana bila Ahok dinyatakan lulus sebagai diklat  kaderisasi partai. “Pak Ahok statusnya baru anggota partai. Karena dia harus mengikuti jejak-jejak kaderisasi partai, sekolah partai, baru setelah itu, ketika Pak Ahok lulus, baru dinyatakan statusnya sebagai kader PDIP,” kata Basarah. Dia melanjutkan, menjadi anggota dan kader PDIP berarti Ahok menerima prinsip ideologi Pancasila, dasar kebangsaan, dan toleransi.

Menurut Basarah, masa elektabilitasnya belum ada kaitannya mempengaruhi eloktoral. Karena Ahok bukan calon legislative, juga bukan capres ataupun cawapres. “Karena statusnya pak Ahok masuk sebagai anggota biasa dan saya kira pak Ahok masuk ke PDIP dalam rangka mendarmabaktikan perjuangannya untuk kepentingan bangsa dan negara dengan keinginan Ibu Megawati agar beliau dapat menjadi seorang pancasilais,” jelas Basarah.

Leave a Reply