Wednesday , December 13 2017
Home > Politik > AHOK RESMI JADI NARAPIDANA, JAKSA TELAH CABUT BANDING
AHOK RESMI JADI NARAPIDANA, JAKSA TELAH CABUT BANDING
AHOK RESMI JADI NARAPIDANA, JAKSA TELAH CABUT BANDING

AHOK RESMI JADI NARAPIDANA, JAKSA TELAH CABUT BANDING

SaranaNKRI AHOK RESMI JADI NARAPIDANA, JAKSA TELAH CABUT BANDING Jaksa Penuntut Umum (JPU) Jakarta Utaran telah resmi mencabut banding vonis dua tahun penjara dalam kasus penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), diketahui sebelumnya dari pihak kubu Ahok juga telah mencabut permohonan banding atas vonis dua tahun penjara tersebut.

Humas Pengadilan Negeri Jakarta Utara Hasoloan Sianturi mengatakan bahwa pihaknya telah menerima berkas pencabutan banding dari Kejaksaan Negeri Jakarta Utara pada Selasa (6/6).

“Iya benar, atas banding tersebut sudah dicabut pada tanggak 6 Juni 2017 dari Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, ujar Hasoloan, Kamis (8/6).

AHOK RESMI JADI NARAPIDANA, JAKSA TELAH CABUT BANDING Untuk pencabutan banding tersebut tidak tertera aasan yang disampaikan. Jaksa Agung M Prasetyo hanya memberi isyarat mencabut banding pada (7/6), karena menurutnya usaha naik banding akan di kaji ulang dan di teliti kembali apa manfaatnya.

Baca Juga :  ALIZA KIM DIPECAT KARENA MENJADI MUALAF SEKARANG ALIZA MENDAPATKAN GANJARANNYA

“Ini kita lihat lagi, kalau manfaatnya nggak banding ya nggak usah banding. Lantaran dari pihak Ahok sendiri juga telah menerima keputusannya juga, ucap Prasetyo di gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (7/6).

Setelha pencabutan banding oleh kejaksaan, maka PN Jakarta Utara akan memberitahukan terkait pencabutan banding ini kepada tim penasihat hukum Ahok. Kemudian berkas pencabutan akan langsung dikirim kepada Pengadilan Tinggi DKI Jakarta untuk disikapi lebih lanjut.

Banding yang telah dicabut oleh pihak Jaksa dinyatakan telah menjadi kekuatan hukum yang tetap atau inkracht. Dan untuk penahanan Ahok harus dikembalikan ke Lapas Cipinang agar tak ada kesan Ahok masih terus diistimewakan.

Sebelumnya diketahui Pengadilan Negeri Jakarta Utara mengirimkan berkas untuk mengajukan banding dari JPU Tinggi DKI Jakarta pada Rabu (24/5). Salah satu alsan banding di lakukan karena keputusan hakim yang dianggap tidak sesuai dengan tuntutan Jaksa.

Ahok yang divonis dengan Pasal 156a KUHP terkait dengan penodaan agama dan dihukum dua tahun penjara. Setelah pembacaan vonis tersebut, kuasa hukum Ahok langsung mengajukan banding yang dilanjutkan dengan pengajuan Jaksa. Hingga saat ini Ahok masih berada di tahanan Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Baca Juga :  BERI PESAN KEPADA ANIES-SANDI, LULUNG UCAPKAN KATA SINDIRAN UNTUK AHOK

AHOK RESMI JADI NARAPIDANA, JAKSA TELAH CABUT BANDING Namun, setelah dicabutnya permohonan banding ini, maka Basuki Tjahaja Purnama dinyatakan dengan status narapidana. Pakar hukum Yusril Ihza Mahendra juga mengatakan hal yang sama atas tentang status hukum ahaok yang beralih menjadi narapidana.

“Bandingnyakan sudah dicabut, sekarang Ahok sudah jadi terpidana. Statusnya sudah terpidana. Sudah napi dia. Sekarang kan masih tahanan,” kata Yusril di kantornya, Selasa (23/5).

Pencabutan banding sekaligus mengakhiri kebisingan dan untuk para pendukung Ahok juga harus bisa mov on. Jangan ada lagi pembelaan yang tidak perlu. Status Ahok yang telah menjadi narapidana dan harus diperlakukan sama dengan narapidana lainnya. tidak ada keistimewaan, karena jika hal itu masih ada maka keributan tidak akan berakhir dan akan terus berlanjut. Nah, untuk para pendukung Ahok bijaklah menerima apa yang terjadi, semoga semua menjadi hikmah yang baik.

Check Also

WARGA TIBERIAS DATANGI KANTOR PEMERINTAH MEMINTA BANTUAN MENGAKHIRI PERSELISIHAN TANAH

WARGA TIBERIAS DATANGI KANTOR PEMERINTAH MEMINTA BANTUAN MENGAKHIRI PERSELISIHAN TANAH

SaranaNKRI WARGA TIBERIAS DATANGI KANTOR PEMERINTAH MEMINTA BANTUAN MENGAKHIRI PERSELISIHAN TANAH Warga desa Tiberias di …