Wednesday , December 13 2017
Home > Mancanegara > AMERIKA PANAS, IRAN DAN CHINA UJI RUDAL DI SELAT HORMUZ

AMERIKA PANAS, IRAN DAN CHINA UJI RUDAL DI SELAT HORMUZ

Tepat pada hari Minggu 18 Juni 2017, China dan Iran ternyata ikut serta untuk melakukan latihan perang militer gabungan yang berlokasi di perairan strategis yang berada di Selat Hormuz. Dimana latihan gabungan ini di selenggarakan dalam suasana ketegangan yang semakin lama semakin meningkat di antara Amerika Serikat dan Iran juga negara – negara teluk, apa lagi dengan Arab Saudi.

Terlihat sudah ada empat unit kapal dan dua unit helicopter yang memamerkan kekuatanya di selat yang tersambung dengan Teluk Persia juga Teluk Oman itu. China pun mengirimkan armada yang terdiri dari Kapal Destroyer dengan fasilitas rudal pemandu, Chang Chun, dan Support Ship Chao Hu, serta Frigate Ship Jin Zhou juga sebuah helicopter yang selanjutnya bergabung dengan kapal Destroyer selama masa latihan perang militer ini dilaksanakan.

Sesuai dengan informasi Komandan Gugus Tugas 150 Angkatan Laut dari China, Shen Hao selaku Laksamana Muda yang di wartakan oleh media pada hari Senin 19 Juni 2017, Latihan perang militer tersebut ternyata memiliki tujuan sebagai peningkat interaksi serta kepercayaan diri di antara kedua negara ini. Dan ini merupakan yang kedua kali nya Pelabuhan irak di kunjungi oleh Angkatan Laut China semenjak 2014 lalu.

Selat Hormuz adalah daerah perairan yang sangat strategis dimana perairan itu sudah di lewati oleh 30 persen export minyak dunia dan telah menjadi tempat berinteraksinya antara kapal Angkatan Laut Washington dan Teheran.

Dimana pada tanggal 1 April kemarin sebuah kapal Destroyer dengan fasilitas rudal milik Amerika Serikat telah memberikan sebuah suar untuk memperingati kapal Garda Revolusioner milik Iran dengan jarak satu kilometer. Serta pada satu bulan sebelumnya, Angkatan Laut Amerika Serikat sempat mengeluh dengan ada nya gangguan – gangguan yang di akibatkan oleh kapal – kapal Iran yang bermanuver dengan jarak yang dekat sekali dengan lima kapal militer milik Amerika Serikat ketika melewati selat itu, termasuk juga kapal induk.

Washington ternyata juga sempat marah, dimana seperti yang di ketahui Teheran ternyata dulunya pernah melakukan uji coba rudal di selat Hormuz selama berulang – ulang kali. Walaupun uji coba rudal yang terakir kali di laporkan gagal pada bulan Mei, pada awal bulan Maret ternyata Iran sendiri telah berhasil melakukan uji coba rudal Angkatan Laut Hormuz – 2 dengan sukses.

Check Also

DI KIRA BABI HUTAN, SEORANG PRIA TEMBAK TEMANYA DI KUBURAN

Berburu babi hutan merupakan sebuah hoby bagi beberapa kalangan masyarakat, sama halnya dengan Dewa Ketut …