Friday , December 14 2018
Home > Ekonomi > AMERIKA SERIKAT MELAKUKAN SERANGAN UDARA YANG MENEWASKAN PULUHAN WARGA RUSIA
AMERIKA SERIKAT MELAKUKAN SERANGAN UDARA YANG MENEWASKAN PULUHAN WARGA RUSIA
AMERIKA SERIKAT MELAKUKAN SERANGAN UDARA YANG MENEWASKAN PULUHAN WARGA RUSIA

AMERIKA SERIKAT MELAKUKAN SERANGAN UDARA YANG MENEWASKAN PULUHAN WARGA RUSIA

SARANANKRI AMERIKA SERIKAT MELAKUKAN SERANGAN UDARA YANG MENEWASKAN PULUHAN WARGA RUSIA. Serangan udara AS diduga menewaskan dan melukai puluhan kontraktor militer Rusia di utara Suriah, pada awal bulan ini. Namun, tak seperti saat pesawatnya ditembak pada Januari lalu, Moskow menunjukkan respons dingin. Saat pesawat Rusia ditembak jatuh pemberontak, Kementerian Pertahanan mengatakan pilotnya sebagai pahlawan. Kini, Kremlin menepis laporan korban massal, tak menyebut siapa saja yang tewas dan tidak menjelaskan alasan orang-orang itu berada di sana. Keluarga para korban tewas mulai melontarkan pertanyaan. Sementara itu, detail soal alasan para kontraktor militer itu berada di wilayah kaya minyak yang jadi sasaran serangan perlahan mulai muncul.

AMERIKA SERIKAT MELAKUKAN SERANGAN UDARA YANG MENEWASKAN PULUHAN WARGA RUSIA. Pasukan yang terdiri dari 500 orang, sebagian besar kontraktor Rusia dan kelompok bersenjata Kristen pendukung pemerintah Suriah, melintasi sungai Euphrates dekat kota Deir Ezzor. Kota itu dikuasai oleh ISIS hingga akhir tahun lalu. Orang-orang Rusia itu bekerja untuk perusahaan paramiliter bernama Wagner. Perusahaan itu mempunyai ratusan kontraktor di Suriah, membantu militer Rusia dan pasukan pro-pemerintahan.

BACA JUGA : TERANCAM MENCARI NAFKAH, BUNI YANI MINTA MAAF KEPADA AHOK

AMERIKA SERIKAT MELAKUKAN SERANGAN UDARA YANG MENEWASKAN PULUHAN WARGA RUSIA. Misi pasukan pada malam itu masih tak jelas, tapi mereka maju menuju ladang minyak dan gas yang berharga, Coneco. Area itu telah dikuasai oleh Pasukan Demokratis Suriah (SDF), kelompok bersenjata sokongan AS yang selama ini memerangi ISIS di negara itu. Saat pasukan pro-pemerintah mulai menembaki pangkalan SDF, AS merespons dengan serangan udara besar-besaran dan menembakan artileri selama berjam-jam.

Para komandan AS berusaha menghubungi pihak Rusia melalui jalur dekonflik untuk memperingatkan atas respons itu. Namun, saat komunikasi terhubung, serangan balik telah berlangsung. Akibatnya mengalami kehancuran yang luar biasa. Kesaksian sejumlah kontingen Wagner, sebagaimana diceritakan kepada rekan-rekan dan keluarganya, menyebutkan bahwa AS melakukan pembantaian dengan pesawat serbu AC-130, helikopter dan artileri. Valery Shebayev, yang sudah mengunjungi sejumlah korban luka di rumah sakit Moskow, menyebutkan bahwa kelompok itu diperintahkan untuk menguasai sebuah ladang minyak kosong. Namun, mereka tak punya dukungan udara. Shebayev, anggota kelompok Cossack yang menjadi sumber perekrutan Wagner, mendengar apa yang terjadi setelah itu adalah sebuah pembantaian.

BACA JUGA : TRAGEDI KAKEK DAN CUCU DI TABRAK KERETA API KETIKA MAU MENONTON BOLA

Ruslan Leviev, merupakan aktivis Conflict Intelligence Team di Moskow, menerangkan pihaknya memperkirakan ada 20 hingga 30 warga Rusia yang tewas dalam peristiwa itu. Pemerintah Rusia menolak mengonfirmasi laporan-laporan itu. Juru bicara Kementerian Luar Negeri yakni Maria Zakharova mengakui ada 5 warga Rusia mungkin tewas dalam serangan AS. Saat ditanya soal laporan jumlah korban yang lebih tinggi, melalui juru bicara Kremlin, yakni Dmitri Peskov, mencoba untuk menghentikan topik tersebut. Kami tak punya informasi baru soal yang terjadi dan kami telah memberitahukan semua hal yang perlu kami berikan.

Respons dingin atas kematian kontraktor ini bukan kejutan. Moskow berusaha menggambarkan keterlibatannya di Suriah sebagai perang yang sebagian besar dilakukan melalui udara, dengan sesekali pertempuran darat. Meski peristiwa terakhir ini sudah terkonfirmasi memakan banyak korban, maka ini jadi pertempuran paling mematikan antara AS dan Rusia sejak akhir Perang Dingin. Amerika menyatakan telah mengikuti protokol untuk menghindari konflik. Rusia mengakui mereka tak tahu ketika kami menghubungi mereka soal pasukan yang melintas. Saat pasukan itu mendekat, mereka diberi tahu bahwa penembakan dimulai, sebut Menteri Perahanan AS James Mattis.

Check Also

MASKAPAI ISRAEL INGINKAN IJIN INTERNASIONAL AGAR BISA AKSES KE SAUDI

MASKAPAI ISRAEL INGINKAN IJIN INTERNASIONAL AGAR BISA AKSES KE SAUDI

SARANANKRI MASKAPAI ISRAEL INGINKAN IJIN INTERNASIONAL AGAR BISA AKSES KE SAUDI. Maskapai pesawat asal Israel, …