Saturday , September 22 2018
Home > Mancanegara > AMERIKA SERIKAT MENERBANGKAN PEMBOM UNTUK MEMBAHAS KEBEBASAN ATAS KOREA
AMERIKA SERIKAT MENERBANGKAN PEMBOM UNTUK MEMBAHAS KEBEBASAN ATAS KOREA
AMERIKA SERIKAT MENERBANGKAN PEMBOM UNTUK MEMBAHAS KEBEBASAN ATAS KOREA

AMERIKA SERIKAT MENERBANGKAN PEMBOM UNTUK MEMBAHAS KEBEBASAN ATAS KOREA

AMERIKA SERIKAT MENERBANGKAN PEMBOM UNTUK MEMBAHAS KEBEBASAN ATAS KOREA Militer A.S. menerbangkan dua pembom strategis di atas semenanjung Korea dalam sebuah demonstrasi yang memaksa Selasa malam, karena Presiden Donald Trump bertemu dengan pejabat tinggi pertahanan untuk membahas bagaimana menanggapi ancaman dari Korea Utara.

Ketegangan meningkat antara Amerika Serikat dan Korea Utara menyusul serangkaian tes senjata oleh Pyongyang dan serangkaian pertikaian yang semakin membuncah antara pemimpin Trump dan Korea Utara Kim Jong Un.

Korea Utara telah meluncurkan dua rudal di atas Jepang dan melakukan uji coba nuklir keenam dalam beberapa pekan terakhir karena kemajuan cepat menuju tujuannya untuk mengembangkan rudal berujung nuklir yang mampu mencapai daratan utama A.S.

Dua pembom Angkatan Udara B-1B A.S. bergabung dengan dua pejuang F-15K dari militer Korea Selatan setelah meninggalkan markas mereka di Guam, Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu.

AMERIKA SERIKAT MENERBANGKAN PEMBOM UNTUK MEMBAHAS KEBEBASAN ATAS KOREA Setelah memasuki wilayah udara Korea Selatan, kedua pembom melakukan latihan rudal darat ke darat di perairan lepas pantai timur Korea Selatan, kemudian terbang melintasi Selatan ke perairan antara China dan China untuk mengulang latihan tersebut, kata perilisan tersebut.

Militer A.S. mengatakan dalam sebuah pernyataan terpisah bahwa pihaknya melakukan latihan dengan para pejuang Jepang setelah latihan dengan Korea Selatan, sehingga pada saat pertama pembom A.S. telah melakukan pelatihan dengan para pejuang baik dari Jepang maupun Korea Selatan pada malam hari.

Pembom A.S. telah lepas landas dari Pangkalan Angkatan Udara Andersen di Guam. Pada bulan Agustus, Pyongyang mengancam untuk menembakkan rudal jarak menengah ke arah Guam, wilayah Pasifik A.S. yang sering mengalami serangan pedang dari Utara.

 

GUARD RAISED

AMERIKA SERIKAT MENERBANGKAN PEMBOM UNTUK MEMBAHAS KEBEBASAN ATAS KOREA Pejabat pemerintah Korea Selatan dan A.S. telah meningkatkan pengawasan mereka terhadap provokasi Korea Utara yang lebih banyak dengan pendekatan peringatan ke-72 berdirinya partai penguasa Korea Utara, yang jatuh pada hari Selasa.

Trump mengadakan diskusi pada hari Selasa mengenai opsi untuk menanggapi setiap agresi Korea Utara atau, jika perlu, untuk mencegah Pyongyang mengancam Amerika Serikat dan sekutunya dengan senjata nuklir, kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataan.

Trump diberi pengarahan oleh Sekretaris Pertahanan James Mattis dan Ketua Gabungan Kepala Staf Jenderal Joseph Dunford dalam sebuah rapat tim keamanan nasional, kata pernyataan tersebut.

Rencana operasional perang A.S. dan Korea Selatan, termasuk rencana untuk menghapus kepemimpinan Korea Utara, dicuri oleh peretas Korea Utara tahun lalu, seorang anggota parlemen partai berkuasa Korea Selatan mengatakan pada hari Rabu.

Beberapa 235 gigabyte dokumen militer diambil dari Pusat Data Terpadu Pertahanan Korea Selatan pada bulan September tahun lalu, perwakilan Partai Demokrat Rhee Cheol-hee mengatakan dalam penampilan radio pada hari Rabu, mengutip informasi dari pejabat pertahanan Korea Selatan yang tidak dikenal.

AMERIKA SERIKAT MENERBANGKAN PEMBOM UNTUK MEMBAHAS KEBEBASAN ATAS KOREA Pada bulan Mei, sebuah tim investigasi di dalam kementerian pertahanan mengumumkan bahwa hack tersebut telah dilakukan oleh Korea Utara, namun tidak mengungkapkan informasi apa yang telah dilakukan.

 

KAPAL BELANJA

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang telah memberlakukan serangkaian sanksi yang lebih ketat terhadap Korea Utara, telah melarang empat kapal dari pelabuhan secara global untuk membawa batubara dari Korea Utara, termasuk satu kapal yang juga memiliki amunisi.

AMERIKA SERIKAT MENERBANGKAN PEMBOM UNTUK MEMBAHAS KEBEBASAN ATAS KOREA Kapal-kapal tersebut adalah yang pertama diberi sanksi bertahap yang diberlakukan di Korea Utara oleh 15 anggota dewan pada bulan Agustus dan September mengenai dua rudal balistik jarak jauh dan uji coba nuklir keenam dan Pyongyang terbesar.

China, sekutu utama Korea Utara dan mitra dagang, telah secara konsisten berargumen bahwa sanksi tersebut tidak akan berjalan baik, mendesak Washington dan Pyongyang untuk menurunkan retorika mereka dan kembali ke meja perundingan.

Tabloid Global Times yang berpengaruh di China mengungkapkan kekhawatirannya sejauh mana retorika kedua pihak telah hilang dan bagaimana hal itu meningkatkan risiko “kesalahan penilaian fatal”.

“Masyarakat internasional tidak akan menerima Korea Utara sebagai tenaga nuklir. Korea Utara membutuhkan waktu dan bukti untuk percaya bahwa meninggalkan program nuklirnya akan memberi kontribusi pada keuntungan politik dan ekonominya sendiri. Proses positif ini patut dicoba, “kata surat kabar itu dalam sebuah editorial Selasa malam.

“Perang akan menjadi mimpi buruk bagi Semenanjung Korea dan daerah sekitarnya. Kami sangat mendesak Korea Utara dan A.S. untuk menghentikan sikap bellicose mereka dan dengan serius memikirkan solusi damai, “katanya.

Check Also

TRUMP MENGATAKAN DIA TIDAK MENGHARAPKAN PERANG DENGAN KOREA UTARA

TRUMP MENGATAKAN DIA TIDAK MENGHARAPKAN PERANG DENGAN KOREA UTARA

TRUMP MENGATAKAN DIA TIDAK MENGHARAPKAN PERANG DENGAN KOREA UTARA Presiden Donald Trump meramalkan bahwa krisis …