Saturday , March 23 2019
Home > Gaya hidup > AMERIKA SERIKAT TELAH MENARIK SEMUA STAF DARI VENEZUELA
AMERIKA SERIKAT TELAH MENARIK SEMUA STAF DARI VENEZUELA
AMERIKA SERIKAT TELAH MENARIK SEMUA STAF DIPLOMATIK DARI VENEZUELA

AMERIKA SERIKAT TELAH MENARIK SEMUA STAF DARI VENEZUELA

AMERIKA SERIKAT TELAH MENARIK SEMUA STAF DARI VENEZUELA – Amerika Serikat (AS) mengatakan akan menarik semua staf diplomatik yang tersisa dari Venezuela. Keputusan itu diumumkan setelah Presiden Venezuela, Nicolas Maduro menuduh Presiden AS, Donald Trump mendalangi rencana kudeta dengan melumpuhkan sistem kelistrikan negara itu dengan serangan elektromagnetik imperialis.

Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo mengumumkan keputusan untuk mengosongkan kedutaan besar AS di Caracas, Senin (11/3) malam waktu AS.

BACA JUGA : BERIKUT INI OLAHRAGA KECIL YANG BISA DILAKUKAN UNTUK MENGHILANGKAN PEGAL DI JARI TANGAN KALIAN

“Keputusan ini mencerminkan situasi yang memburuk di #Venezuela serta kesimpulan bahwa kehadiran staf diplomatik AS di kedutaan telah menjadi kendala pada kebijakan AS,” tulis Pompeo di Twitter, dilansir dari The Guardian, Selasa (12/3).

Musuh-musuh politik Maduro dan banyak analis percaya pemadaman listrik nasional yang melanda Venezuela dan belum tertangani sampai saat ini adalah dampak mismanajemen, korupsi dan ketidakmampuan selama bertahun-tahun dari pemerintahan Maduro.

“Kami berada di tengah bencana yang bukan akibat badai, itu bukan akibat tsunami,” kata pemimpin oposisi, Juan Guaido, dalam wawancara dengan CNN, Minggu (10/3).

“Ini adalah produk dari ketidakefisienan, ketidakmampuan, korupsi rezim yang tidak peduli dengan kehidupan rakyat Venezuela,” imbuhnya.

Namun dalam pidato nasional yang disiarkan televisi, Senin (11/3) malam, Maduro menyebut Gedung Putih sebagai biang keladi. Tudingan ini pun dikecam para kritikus dan dianggap upaya menangkis kritik terhadap tanggung jawab rezimnya.

AMERIKA SERIKAT TELAH MENARIK SEMUA STAF DARI VENEZUELA

“Pemerintah imperialis Amerika Serikat memerintahkan serangan ini,” klaim Maduro dalam pidatonya selama 35 menit.

“Mereka datang dengan strategi perang yang hanya dipikirkan oleh para penjahat ini yang telah berperang dan telah menghancurkan rakyat Irak, Libya, Afghanistan dan Suriah,” lanjutnya.

Serangan ‘Boneka’ dan ‘Badut’

Maduro menuduh AS melakukan serangan melalui ‘boneka dan badut; dari oposisi Venezuela – bertujuan untuk menciptakan keputusasaan, keinginan yang meluas atas konflik, yang akan membenarkan intervensi asing dan pendudukan militer terhadap Venezuela.

Tetapi Maduro, yang mewarisi revolusi Bolivarian Hugo Chavez setelah kematiannya tahun 2013, bersumpah serangan yang seharusnya terjadi terhadap jaringan Venezuela akan digagalkan.

“Kemenangan adalah milik kita,” katanya.

“Yang bisa Anda yakini adalah bahwa lebih cepat nanti, dalam beberapa hari mendatang, kami akan memenangkan pertempuran ini secara pasti. Kami akan menang – dan kami akan melakukannya untuk Venezuela. Kami akan melakukannya untuk tanah air kami. Kami akan melakukannya untuk Anda. Kami akan melakukannya karena hak kebahagiaan orang-orang kami,” lanjutnya.

BACA JUGA : KINI KOREA UTARA SUDAH BISA MENGGELAR PEMILU SEPERTI INDONESIA

Secara tak disengaja, ia meminta warga Venezuela dan kelompok-kelompok paramiliter pro-pemerintah yang dikenal sebagai colectivos untuk melawan serangan imperialis.

“Waktunya telah tiba untuk resistensi aktif,” katanya.

Maduro telah berjuang untuk bertahan hidup secara politik sejak Januari ketika Guaido menyatakan dirinya sebagai pemimpin sah Venezuela dan dengan cepat diakui sebagai presiden interim oleh sejumlah negara barat termasuk Amerika Serikat dan Inggris.

AMERIKA SERIKAT TELAH MENARIK SEMUA STAF DARI VENEZUELA

Check Also

BERIKUT 6 LANGKAH MUDAH PERBAIKI POSTUR TUBUH KETIKA SEDANG DUDUK

BERIKUT 6 LANGKAH MUDAH PERBAIKI POSTUR TUBUH KETIKA SEDANG DUDUK

BERIKUT 6 LANGKAH MUDAH PERBAIKI POSTUR TUBUH KETIKA SEDANG DUDUK – Bekerja dalam waktu lama …