News

AS Dikabarkan Akan Kirim 120 Ribu Tentara Untuk Lawan Iran

Presiden amerika serikat donald trump sudah membantah dengan pemberitaan bahwa dirinya tengah mempertimbangkan untuk bisa dengan mengirimkan 120 ribu tentara AS guna untuk bisa melawan iran namun trump pun sudah menegaskan bahwa dirinya tidak mengesampingkan dengan sebuah kemungkinan dengan lebih banyak pasukan di masa yang akan mendatang.saya pikir itu adalah berita yang palsu kata trump dengan mengenai sebuah pemberitaan media new york bahwa gedung putih tengah mengakaji dengan sebuah rencana untuk bisa dengan mengirimkan 120 ribu tentara ke timur tengah sebagai bagian dari sebuah upaya untuk bisa meningkatkan dengan sebuah tekanan terhadap pemerintah iran.sekarang apakah saya harus melakukan hal tersebut? tentu saja namun kita belum merencanakan hal tersebut.mudah mudahan kita tidak harus merencanakan hal tersebut jika tidak melakukan hal itu kita akan bisa mengirim dengan pasukan yang jaug lebih banyak dari pada itu.dalam beberapa hari terakhir departemen pertahanan amerika serikat sudah telah mengerahkan dengan sebuah kapal induk dan pesawat pesawat pengebom berkemampuan nuklir ke wilayah timur tengah tersebut.

Menurut pemberitaan new york times dengan pengerahan 120 ribu pasukan yang sudah tengah dipertimbangkan tidak akan digunakan untuk bisa menyerang iran pemerintahan trump yang belakangan ini sudah meningkatkan dengan ketegangan dengan iran yang sudah telah menjadi seorang musuh yaitu israel dan arab saudi dengan ketegangan yang sudah semakin meningkat setelah trump secara sepihak sudah memutuskan untuk menarik diri dari sebuah perjanjian nuklir iran yang sudah dikenal dengan nama joint comprehensive plan pada tahun 2018 tersebut juga setelah amerika yang sudah menerapkan dengan sebuah sanksi sanski baru terhadap iran dan secara praktis untuk bisa dengan memaksa negara negara lain untuk bisa turut melawan iran.salah satu contoh yang sangat nyata adalah negara negara yang selama ini sudah mendapatkan dengan pengecualian untuk mengimpor minyak dari iran,china,jepang,korea selatan,dan turki yang akan mulai juni mendatang akan bisa terancam dikenai sanksi AS jika mereka terus membeli minyak dari iran.tentu dengan sebuah resiko tersebut as dalam upaya mengisolasi kembali iran agar mau dengan membuat perjanjian baru tentang sebuah program nuklirnya tersebut telah bisa memperkeruh keadaan sebab tidak dapat dipungkiri banyak negara yang sudah memerlukan dengan pasokan minyak dari iran.terlebih lagi dengan beberapa negara yang juga sudah terlanjur berinvestasi di iran setelah dicapai kesepakatan perjanjian nuklir antara lain iran dengan as,inggris,prancis,jerman,rusia,dan china.

Leave a Reply