Sunday , December 16 2018
Home > Mancanegara > Asia Sentinel Meminta Maaf Kepada SBY Atas Tuduhan Kasus Century
Asia Sentinel Meminta Maaf Kepada SBY Atas Tuduhan Kasus Century
Asia Sentinel Meminta Maaf Kepada SBY Atas Tuduhan Kasus Century

Asia Sentinel Meminta Maaf Kepada SBY Atas Tuduhan Kasus Century

Asia Sentinel Meminta Maaf Kepada SBY Atas Tuduhan Kasus Century – Situs berita yang berbasis di California Asia Sentinel telah mengeluarkan permintaan maaf kepada Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku Mantan Presiden sekaligus Ketua Umum Partai Politik Demokrat atas artikel yang diterbitkan sebelumnya yang menuduh Bapak SBY dan partainya terlibat dalam kasus Bank Century.

Menyusul permintaan maaf tersebut, situs tersebut juga menyatakan bahwa mereka telah menghapus artikel tersebut, Pemerintahan Pak SBY Indonesia ‘Konspirasi Kriminal Luas’ yang diterbitkan pada tanggal 10 September 2018 dan ditulis oleh pemimpin redaksi John Berthelsen.

Artikel itu menyatakan bahwa pemerintahan Bapak Yudhoyono telah terlibat dalam “konspirasi kriminal luas” untuk menipu dana sebesar 12 miliar US $ dari pembayar pajak Indonesia dan mencuci uang di luar negeri.

Kami telah mengambil cerita dari situs Asia Sentinel tetapi kami lebih lanjut ingin meminta maaf sepenuhnya dan tegas kepada mantan Presiden Pak Yudhoyono, Partai Politik Demokrat dan lainnya yang dihina oleh artikel itu,” kata pernyataan itu.

Baca Juga : Risma, Azwar Anas, Iman Utomo Dan Dahlan Iskan Akan Segera Bergabung Dengan Tim Kampanye Jokowi-Ma’ruf

Asia Sentinel Meminta Maaf Kepada SBY Atas Tuduhan Kasus Century – Ia juga mengakui bahwa artikel itu tidak mencari komentar yang adil dari orang-orang yang disebutkan dalam cerita itu dan bahwa itu sepihak, membuatnya menjadi radang dan tidak adil bagi Yudhoyono.

Dalam artikel itu, John Berthelsen mengutip laporan penyelidikan 488 halaman yang diajukan ke Mahkamah Agung Mauritian (MAM) yang menyatakan bahwa Bapak Yudhoyono dan partainya telah terlibat dalam kasus Bank Century yang terkenal, yang mengakibatkan jutaan dolar dalam kerugian negara.

Artikel itu memicu kemarahan dari Partai Demokrat. Bapak Hinca Panjaitan selaku Sekretaris Jenderal partai Demokrat mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa pihaknya akan menuntut Asia Sentinel dan melaporkannya bersama dengan media Indonesia lainnya yang mengutip artikel itu, kepada Dewan Pers.

Artikel itu tidak dapat diakses jam setelah Pak Hinca Panjaitan mengeluarkan pernyataan pada minggu lalu karena menggugat situs tersebut. Namun, dalam email Berthelsen menulis bahwa itu adalah persiapan tindak lanjut pada peristiwa yang terjadi setelah artikel itu diterbitkan.

Dia juga bersikeras bahwa situs ini berdiri dengan pelaporannya meskipun menerima ancaman dituntut oleh Partai Demokrat.

Check Also

BENDERA PARTAI DEMOKRAT DITEMUKAN ROBEK KETIKA SBY BERKUNJUNG KE PEKANBARU

BENDERA PARTAI DEMOKRAT DITEMUKAN ROBEK KETIKA SBY BERKUNJUNG KE PEKANBARU

BENDERA PARTAI DEMOKRAT DITEMUKAN ROBEK KETIKA SBY BERKUNJUNG KE PEKANBARU – Belasan bendera dan spanduk …