News

BADAI DI FILIPINA, 90 ORANG TEWAS

BADAI DI FILIPINA, 90 ORANG TEWASBADAI DI FILIPINA, 90 ORANG TEWAS

SaranaNKRI BADAI DI FILIPINA, 90 ORANG TEWAS Akibat bencana alam yang terjadi di Filipina, telah merenggut 90 orang diberbagai lokasi, sementara belasan orang lainnya dinyatakan hilang. Badai tropis tersebut menerjang wilayah selatan Pulau Mindanao memicu banjir dan tanah longsor.

Diketahui pada Sabtu (23/12), badai mulai berkonsolidasi di Laut Sulu sejak Jumat kemarin, dengan kecepatan angin mencapai 80 kilometer per jam, dan bergerak ke arah barat.

Baca Juga :  PEMERINTAH MENOBATKAN KOTA PONTIANAK MENJADI SALAH SATU KOTA YANG PALING INOVATIF

Cuaca buruk tersebut telah memicu banjir dan juga lognsor di sejulah wilayah. Dikabarkan ada 39 orang yang tewas di Tubod, Kota El Salvador dan Munai, Provinsi Lanao del Norte. 30 orang lainnya ditemukan tewas di Kota Sibuco juga ada 6 orang lagi tewas di Kota Salug, Provinsi Zamboanga del Norte.

BADAI DI FILIPINA, 90 ORANG TEWAS Bencana longsor yang terjadi juga menelan 3 korban jiwa di Provinsi Bukidnon, Sedangkan di Provinsi Lanao del Sur dikabarkan tujuh orang tewas tenggelam saat banjir.

Baca Juga :  PESULAP INDONESIA RIANA SUCI DINOBATKAN SEBAGAI PEMENANG ASIA’S GOT TALENT SEOASON 2

“Kami masih melakukan pencarian korban lonsong di kawasan pedesaan yang terkubur, juga masih terus mencatat jumlah korban yang kian bertambah,” jelas pejabat di Kota Tubod, Ryan Cabus.

Ryan juga menjelaskan, akibat bencana alam tersebut jaringan listrik dan komunikasi di wilayahnya terputus. Dalam upaya mengevakuasi korban bencana, dikerahkan petugas penyelamatyang juga di bantu kepolisian dan tentara untuk mengangkut puing-puing serta mengembalikan jaringan listrik dan komunikasi.

Baca Juga :  TREND BAJU SUPER SEKSI YANG MEMPERLIHATKAN BOKONG DAN PAYUDARA, BERANI MEMAKAINYA?

Diketahui sebelumnya, Kantor Biro Cuaca Filipina melaporkan keterangannya bahwa, badai mematikan tersebut melaju lurus dari Laut Sulu disertai angin kencang dengan kecepatan 80 kilometer per jam, selanjutnya bergerak ke arah barat dengan kecepatan 20 kilometer per jam.

Leave a Reply