Gaya hidupKesehatanNews

Bahaya, Mengonsumsi Kulit Ayam Bisa Menyebabkan 3 Penyakit Ini

Bahaya, Mengonsumsi Kulit Ayam Bisa Menyebabkan 3 Penyakit IniBahaya, Mengonsumsi Kulit Ayam Bisa Menyebabkan 3 Penyakit Ini

Bahaya, Mengonsumsi Kulit Ayam Bisa Menyebabkan 3 Penyakit Ini. SARANANKRI – Indonesia – ‘Simpan yang terbaik untuk yang terakhir’ (Simpan yang terbaik untuk saat-saat terakhir). Prinsip ini sering diterapkan saat makan.

Apa yang dianggap terbaik, tanpa disadari, akan dimakan terakhir. Ini juga berlaku untuk kulit ayam, terutama kulit ayam goreng. Bahkan pertengkaran pasangan bisa timbul karena bagian ayam sepele ini.

BACA JUGA : Ternyata Seks Di Pagi Hari Itu Menyenangkan Lho! Berikut 8 Alasannya

Ada yang menyebutnya tidak masalah jika orang makan kulit ayam. Tetapi ada juga efek samping atau masalah yang timbul karena kulit ayam, terutama jika dimakan berlebihan. Apa pun?

1. Tingkatkan kadar kolesterol
Ayam dan bagian tubuh semuanya dapat dimakan mulai dari kepala, leher, kaki (cakar) hingga kulit. Rasanya enak terutama jika ayamnya sudah diproses sehingga kulitnya juga enak.

Namun, kulit ayam mengandung kolesterol total 132 miligram per 100 gram sajian. Sedangkan total lemaknya adalah 43,99 gram. Berapa banyak lemak dan kolesterol yang masuk ke dalam tubuh tergantung pada bagian ayam yang dimakan.

Bagian terendah dari kolesterol adalah dada ayam, sekitar 86 miligram per 100 gram penyajian.

Tidak hanya itu, metode memasak juga memengaruhi jumlah kolesterol yang masuk ke dalam tubuh. Tepung dada ayam goreng yang mengandung 85 miligram kolesterol, proses pemanggangan menjadi 84 miligram dan proses rebusan tanpa kulit menjadi 77 miligram.

Kadar kolesterol pada ayam, termasuk kulitnya, akan semakin tinggi saat ayam digoreng, terutama dengan tepung. Konsumsi kulit ayam yang terlalu banyak berdampak negatif pada kesehatan. Tubuh dibayangi oleh risiko penyakit jantung dan stroke.

Sebenarnya tubuh membutuhkan kolesterol untuk menjaga kesehatan sel. Tetapi jika ada terlalu banyak kolesterol, timbul plak dan bisa menutup arteri. Level kolesterol normal di bawah level 200 mg / dL.

2. Risiko gangguan pencernaan
Dilansir dari Steem It, konsumsi kulit ayam bisa berisiko masalah pencernaan. Kulit ayam bisa mengandung bakteri campylobacter jejuni. Infeksi bakteri ini dapat menyebabkan Campylobacteriosis. Efeknya, orang akan mengalami diare, kram, sakit perut dan demam selama 2-5 hari. Kulit ayam yang tidak bersih juga bisa mengandung bakteri Salmonella yang menyebabkan tifus.

3. Tinggi kalori
Konsumsi ayam plus kulit dapat meningkatkan asupan kalori tubuh. Apalagi jika ayam tersebut diproses dengan tepung goreng. Proses ini menghasilkan lebih banyak minyak ke dalam ayam.

BACA JUGA : 8 Hal Hal Ini Akan Terjadi Pada Tubuhmu Ketika Lagi Berhubungan Seks

Dikutip dari Fit Day, Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) melaporkan satu cangkir dada ayam tanpa kulit yang mengandung 231 kalori. Sedangkan dada ayam yang dimasak dengan kulit mengandung 276 kalori.

Untuk lemak, kulit ayam mengandung 3 gram lemak jenuh dalam porsi 1 ons (28,3 gram). The American Heart Association merekomendasikan untuk mengonsumsi 5 atau 6 persen lemak jenuh dalam total makanan harian. Jika total kalori harian adalah 2000 kalori, maka total lemak jenuh yang disarankan adalah 13 gram.

Leave a Reply