Tuesday , July 17 2018
Home > News > Bambang DH meminta SBY intropeksi dulu sebelum menyalahkan pihak lain
Bambang DH meminta SBY intropeksi dulu sebelum menyalahkan pihak lain
Bambang DH meminta SBY intropeksi dulu sebelum menyalahkan pihak lain

Bambang DH meminta SBY intropeksi dulu sebelum menyalahkan pihak lain

Bambang DH meminta SBY intropeksi dulu sebelum menyalahkan pihak lain – Bambang DH seorang Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam bidang Pemenangan Pemilihan Umum (Pemilu) merespon tentang keluhan Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku Ketua Umum Partai Politik Demokrat atas netralitas aparat negara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak.

Dalam keluhan yang dilontarkan Bapak SBY itu justru dianggap merendahkan hak masyarakat yang berdaulat serta memperlihatkan kepanikannya Bapak SBY sendiri. Padahal Bapak Presiden Joko Widodo atau yang akrab disapa Pak Presiden Jokowi tak pernah salah menggunakan kekuasaannya,” kata Bapak Bambang DH saat diwawancarai oleh media, pada hari Rabu 20 Juni 2018.

Dia malah mempertanyakan kembali mengenai keganjilan yang dia rasa pada saat Pemilihan Umum pada masa lalu, selaku seorang sosok di balik layar yang ditengarai memakai KPU yang sebenarnya harus netral, akan tetapi mantan komisarisnya sendiri yang ia jadikan sebagai pengurus partai.

Jadi sekarang siapa yang menyalahgunakan DPT sampai-sampai kursi di Pacitan saat Pemilihan Umum tahun 2014 langsung berkurang cukup banyak dibanding Pemilu tahun 2009 lalu? Lalu siapa yang menyalahgunakan IT sampai-sampai Antasari masuk kedalam penjara? Terus siapa yang sudah menyalahgunakan pengunaan dana Bansos?” Bambang DH mempertanyakan kembali.

Baca Juga : Seorang Ibu di Malang diduga memukuli putra hingga tewas karena mencuri uangnya

Bambang DH meminta SBY intropeksi dulu sebelum menyalahkan pihak lain – Tidah hanya itu saja, Bapak Bambang DH juga berkata mengenai Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur yang pada saat ini yang sudah dikotori dengan praktik penyalahgunaan Program Keluarga Harapan (PKH) yang telah diambil dengan cara sepihak lalu dijadikan program Khofifah Indar Pawawansa, seorang sosok Calon Gubernur Jawa Timur yang dicalonkan oleh Partai Politik Demokrat.

Menurut saya itu sama saja menggunakan dana masyarakat untuk kepentingan pribadi. Sudah ada sejumlah barang bukti dilapangan atas kasus penyalahgunaan PKH. Sebetulnya yang harus ditanya oleh Pak SBY ya tentang hal tersebut,” ucap Pak Bambang.

Sebab itulah Pak Bambang DH memberikan saran ke Pak SBY untuk berintropeksi terlebih dulu dari pada dirinya menyalahkan pihak lainnya serta tak memberitahukan tuduhan sepihak tanpa adanya barang bukti.

Untuk semua pihak harusnya membangun dan membentuk suasana yang kondusif lalu biarkan masyarakat yang menjadi hakim untuk menunjuk siapa yang pantas menjadi pemimpinnya. Yang pastinya masyarakat ingin seorang pemimpin yang solid secara kultural, memiliki pengalaman dan tak ceroboh saat mengejar jabatan,” tegasnya.

Check Also

Surya Paloh mengumpulkan ketiga tokoh bangsa di Kampus ABN Nasdem

Surya Paloh mengumpulkan ketiga tokoh bangsa di Kampus ABN Nasdem

Surya Paloh mengumpulkan ketiga tokoh bangsa di Kampus ABN Nasdem Mahfud MD selaku mantan Ketua …