Uncategorized

Bappenas Menjelaskan Kriteria Pemindahan Ibu Kota Indonesia

Bappenas Menjelaskan Kriteria Pemindahan Ibu Kota Indonesia

Menyusul pernyataan Presiden Jokowi tentang pemindahan ibu kota Indonesia, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengungkapkan kriteria yang diperlukan saat memindahkan ibu kota .

“Kriteria lokasi, karena itu adalah pilihan ketiga untuk memindahkannya dari Pulau Jawa, kami menyarankan lokasi strategis yang secara geografis di pusat negara,” kata Bambang dalam presentasinya di Kantor Presiden, Senin.

Alasan mengapa harus ada di tengah adalah karena fakta bahwa itu akan mewakili rasa keadilan bagi setiap wilayah di Indonesia dan mendorong perkembangan di setiap wilayah Indonesia, terutama di belahan bumi Timur.

“Kami mendorong untuk ibu kota yang Indonesia-sentris,” katanya.

Mengenai ketersediaan lahan, Bambang mengatakan bahwa itu harus berupa tanah pemerintah atau tanah yang dimiliki oleh perusahaan milik negara untuk mengurangi biaya pembebasan lahan. Kriteria selanjutnya adalah menempatkan ibu kota di daerah bencana minimum yang harus bebas dari gempa bumi, gunung berapi, tsunami, banjir, erosi, dan kebakaran hutan.

Kepala Bappenas juga mengatakan ibu kota baru harus dekat dengan garis pantai, mendukung kebutuhan air bersih, sanitasi, listrik, dan jaringan komunikasi. Yang paling penting, Bambang menegaskan bahwa ibu kota tidak boleh berdekatan dengan perbatasan dalam hal keamanan nasional.

Leave a Reply