Uncategorized

BATITA TEWAS TERTIMPA POHON,WALI KOTA SOLO SALAHKAN LSM

BATITA TEWAS TERTIMPA POHON,WALI KOTA SOLO SALAHKAN LSMBATITA TEWAS TERTIMPA POHON,WALI KOTA SOLO SALAHKAN LSM

BATITA TEWAS TERTIMPA POHON,WALI KOTA SOLO SALAHKAN LSM

Seorang bayi berusia 1,5 tahun tertimpa pohon palem saat sedang bermain bersama ibunya di area car free day (CFD), Jalan Slamet Riyadi, Minggu (21-7-2019) kemarin.

Akibat luka parah di bagian kepala, bayi bernama Kaivan Azzam Nur Ridho tersebut meninggal dunia, Senin (22/7). Kaivan meninggal setelah dirawat di RS Kasih Ibu Solo.

Kaivan, anak pasangan Rohmat Slamet (35) dan Retno Sri Lestari (31), warga Kampung Tegalayu RT 02 RW 02, Kelurahan Bumi, Laweyan itu meninggal dunia karena pendarahan otak, Senin (22-7-2019) pukul 11.20 WIB.

Rohmat Slamet mengatakan, saat kejadian anak keduanya tersebut sedang asik menikmati CFD bersama keluarga. Ia tidak menyangka akan ada pohon yang tumbang. Pasalnya kondisi cuaca saat itu cerah.

“Kami sekeluarga ikhlas, semoga kejadian ini tidak terulang lagi. Semoga Pemkot lebih jeli lagi dengan memotong pohon yang rapuh supaya tidak mengancam keselamatan orang lain,” katanya, Senin (22-7-2019).

Jenazah Kaivan dimakamkan di TPU Pracimaloyo, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah pukul 16.00 WIB.

Terpisah Wali Kota Solo, F.X Hadi Rudyatmo ikut mengucapkan belasungkawa sebesar-besarnya atas meninggalnya Ananda Kaivan Azzam Nur Ridho.

Rudy sapaan akrab Wali Kota Solo itu mengaku selama ini mendapatkan perlawanan dari LSM saat akan memotong pohon yang sudah rapuh dan mudah roboh. Ke depan ia akan lebih tegas untuk tetap merobohkan pohon yang berpotensi roboh dan membahayakan warganya.

“Setelah kejadian ini saya akan lawan mereka, LSM yang menolak menebang pohon. Kalau perlu petugas penebang pohon saya tungguin di lapangan sampai pohon itu selesai ditebang,” tegasnya.

Dalam waktu dekat ia berjanji untuk menginventarisasi pohon rawan roboh. Baik itu yang berada di jalur-jalur utama maupun pohon yang ada di sekitar permukiman masyarakat.

Rudy menilai, kejadian ini bisa dijadikan peringatan keras bagi siapa pun agar tidak menghalangi Pemkot dalam menebang pohon yang dianggap rawan roboh.

Leave a Reply