Friday , December 15 2017
Home > News > BEA CUKAI KEMBALI MEMUSNAKAN RATUSAN BIBIT POHON KURMA
BEA CUKAI KEMBALI MEMUSNAKAN RATUSAN BIBIT POHON KURMA
BEA CUKAI KEMBALI MEMUSNAKAN RATUSAN BIBIT POHON KURMA

BEA CUKAI KEMBALI MEMUSNAKAN RATUSAN BIBIT POHON KURMA

SARANANKRI Bea cukai kembali memusnakan ratusan bibit dan pohon kurma, diketahui sebanyak 1.231 batang bibit pohon kurma yang dimusnakan oleh Satuan Direktorat Jendral Bea Cukai (DJBC) Aceh di lokasi Dermaga Bea Cukai Sumatera Utara (sumut).

Dalam bibit pohon kurma yang telah disita berawal dari penyeludupan yang digagalkan oleh Bea Cukai selama kurang lebih waktu Mei dan Juni 2017 ini.

Disisi lain, Kepala Kantor Wilayah DJBC Aceh yakni Rusman Hadi mengungkapkan bahwa, dalam melakukan Patroli di Laut Be Cukai tepatnya Aceh, telah tergabung dalam Tim Operasi Jaring Sriwijaya, dalam hal ini sudah sebanyak tiga kali di gagalkan dalam upaya penyeludupan barang impor yang ilegal melalui perairan Pulau Sumatera.

BACA JUGA :SEBERAT APAKAH DJAROT MENJABAT GUBERNUR TANPA WAKIL

Dalam pengagalan tersebut diketahui oleh Kapal Patroli BC 30006 terjadi pada 6 Mei dan 18 Mei 2017 lalu, terhadap Kapal Motor Sahabat Jaya I. kemudian diketahui juga Tim telah mengagalkan upaya penyeludupan dengan menggunakan Kapal Motor Harapan Tujuh, yang di dalam berada seorang yang berinisial D dan juga M.

BACA JUGA :SITI FADILAH DI VONIS EMPAT TAHUN PENJARA

Bea cukai kembali memusnakan ratusan bibit dan pohon kurma, Pada pengamanan tersebut kami telah berhasil menangkap 1.230 batang bibit kurma dan juga 79 batang pohon kurma dengan sepanjang 8m, sebanyak Lima Ton Beras, dan juga 60 kotak makanan kucing,”Ucap Rusman, Kami, 15 Juni lalu.

Dalam barang-barang yang ilegal tersebut diangkut secara langsung dari Pelabuhan Satu, Thailand. dengan tujuan untuk mengantar ke Aceh Tamiang.

Pada saat kapal-kapal tersebut ditangkap, akhirnya pihak Dermaga Bea Cukai Sumatera Utara telah berhasil menangkap tersangka pembawa barang ilegal tersebut, dan akan diperiksa lebih lanjut untuk mencari keterangan.

Dalam kapal tersebut diketahui bahwa bibit dan juga pohon kurma tersebut memiliki potensi membawa hama penyakit, dan oleh karena itu sebanyak 1.300 an bibit dari pohon kurma itu dimusnakan dengan cara dipotong dan juga dibakar,”Ucap dia.

Rusman menambahkan bahwa, dari pihak kedua nakhoda tersebut telah diduga melakukan tindak pidana dalam penyeludupan barang impor yang ilegal, dalam hal ini, barang tersebut harus dimusnakan dengan cara di bakar dan juga dipotong.

Kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 102 huruf a UU No.10 Tahun 1995, sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabenan,”kata dia.

Check Also

AIRLANGGA HARTARTO KINI GANTIKAN SETNOV SEBAGAI KETUM GOLKAR

AIRLANGGA HARTARTO KINI GANTIKAN SETNOV SEBAGAI KETUM GOLKAR

SARANANKRI Airlangga Hartarto kini gantikan Setnov sebagai Ketum Golkar. Dalam rapat Pleno DPP Partai Golkar yang …