Friday , July 20 2018
Home > Politik > BERI PESAN KEPADA ANIES-SANDI, LULUNG UCAPKAN KATA SINDIRAN UNTUK AHOK
BERI PESAN KEPADA ANIES-SANDI, LULUNG UCAPKAN KATA SINDIRAN UNTUK AHOK
BERI PESAN KEPADA ANIES-SANDI, LULUNG UCAPKAN KATA SINDIRAN UNTUK AHOK

BERI PESAN KEPADA ANIES-SANDI, LULUNG UCAPKAN KATA SINDIRAN UNTUK AHOK

SaranaNKRI BERI PESAN KEPADA ANIES-SANDI, LULUNG UCAPKAN KATA SINDIRAN UNTUK AHOK Dalam mempersiapkan program kerja Anies-Sandi di bulan Oktober, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah melakukan rapat dengan tim sinkronisasi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies-Sandi selama beberapa kali.

Melihat hal tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta ikut serta memberikan pesan atau himbauan terhadap Gubernur dan Wakil Gibernur terpilih 2017 agar dapat menjalin komunikasi yang baik dengan para pemimpin DKI, salah satunya DPRD.

“Untuk kedepannta Gubernur tidak boleh gagal dalam membangun komunikasi. Harus konsisten dalam menjalankan norma-norma sebagai payung regulasi sebagai payung hukum, namanya juga disini ada regulasi norma dan kebijakan, jadi harus dibangun dnegan baik”, ucap Haji Lulung (Abraham Lunggana) di Balai Kota, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (2/6).

Baca juga :  37 ORANG TEWAS DALAM INSIDEN PENEMBAKAN DI TEMPAT JUDI FILIPINA

BERI PESAN KEPADA ANIES-SANDI, LULUNG UCAPKAN KATA SINDIRAN UNTUK AHOK Lulung juga berpesan agar Gubernur dan Wakil Gubernur DKI terpilih harus tetap menjalankan program dan kebijakan dengan berpegang kuat terhadap peraturan. Jika melakukan pelanggaran, maka ini akan menjadi sebua ultimatum yang siap untuk meledak.

“Mudah-mudahan untuk kedepannya, dalam menjalankan program atau kebijakan tidak boleh lagi ada yang melanggar hukum”, pungkasnya.

Sebelumnya diketahui, dalam kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama DPRD DKI dan pemprov DKI sempat memanas. Ahok dianggap suka menuding DPRD, bahkan pembahasan APBD pun sempat molor yang berdampak pada sejumlah program di DKI.

Salah satu contoh yang diberikan Lulung yaitu, maraknya bangunan di Jakarta dan belum mendapatkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Pastinya hal tersebut menjadi salah satu bom waktu untuk para eksekutif yang mengurus proyek tersebut.

“Kita kan ada yang namanya Rencana Detil Tata Ruang (RDTL), yang saya ucapakan sebelumnya seperti kita sudah ketuk palu sama-sama dan kemudian yang menjadi pelanggaran jika pemerintah tidak melakukan hal yang sama dengan ketentuan. Nah kalau masalah pembangunan tidak ada ijin itu maslaah masalah RPTRA itu kebanyakan tidak punya izin bos, jangan lagi nabrak-nabrak Undang-Undang. Kalau undang-undang ditabrak maka yang terkena bom waktu ini kasihan, jika sudah penggsiun masih dipanggil-panggil (oleh KPK),” ungkapnya.

Baca juga :  PERMINTAAN ACTA DALAM KASUS HABIB RIZIEQ KEPADA POLRI

Bukan hanya Lulung, Muhammad Taufik Wakil Ketua DPRD DKI juga berharap Gubernuh terpilih nantinya dapat membangun komunikasi yang lebih baik, terutama kepada DPRD.

“Harus membangub hubungan yang baik terhadapa semua pihak ya terutama kepada DPRD, jika ada yang serius kita bahas dan APBD 2018 akan diketok sebelum bulan Oktober,” pungkas Taufik.

Check Also

ANIES MELAKUKAN KLARIFIKASI KONTROVERSI PEMECATAN WALIKOTA DENGAN KOMISI BIROKRASI

ANIES MELAKUKAN KLARIFIKASI KONTROVERSI PEMECATAN WALIKOTA DENGAN KOMISI BIROKRASI

ANIES MELAKUKAN KLARIFIKASI KONTROVERSI PEMECATAN WALIKOTA DENGAN KOMISI BIROKRASI Gubernur Jakarta Anies Baswedan mengatakan dia …