Politik

BERIKUT PERBEDAAN SIKAP DIANTARA AHOK DAN SANDI DALAM MENYIKAPI UMP DKI

BERIKUT PERBEDAAN SIKAP DIANTARA AHOK DAN SANDI DALAM MENYIKAPI UMP DKIBERIKUT PERBEDAAN SIKAP DIANTARA AHOK DAN SANDI DALAM MENYIKAPI UMP DKI

Pada setiap tahun, para buruh yang selalu saja melakukan orasi di depan gedung Balai Kota DKI Jakarta agar mereka dapat memperjuangkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP). Sering kali, mereka (para buruh) yang menyampaikan orasi mereka dengan menggunakan alat pengeras suara dan juga beserta dengan menggunakan mobil komando. Akan tetapi ada perbedaan sikap dari Bapak Basuki Tjahaja Purnama dengan Bapak Sandiaga Salahuddin Uno pada saat para buruh yang menyampaikan seluruh aspirasi mereka tersebut.

Basuki Tjahaja Purnama yang sangat dikenal dengan sapaan Ahok yang selalu memilih agar tetap memfokuskan diri untuk terus melakukan pekerjaan di dalam ruangannya pada saat para buruh melancarkan aksi. Dengan alasannya, beliau masih tetap dapat mendengarkan apa yang telah di sampaikan oleh para massa aksi tersebut. Tak hanya itu saja, mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga selalu saja menikmati aksi tersebut dikarenakan para buruh yang kerap memutar musik pada saat orasi dilancarkan sehingga hal tersebut akan menghilangkan ketegangan di dalam diri Ahok.

“Benar sekali kalau sebagian orang menyebutkannya sangat mengganggu. Tau gak, kalau saya malah senang, demo yang mereka lakukan itu seperti radio. Sehabis ngoceh ngoceh, mereka pasti akan putar lagu dangdut atau apa saja lah. Nah, kalau seperti itu kan enakkan. Jadi ya saya nikmati saja sambil bekerja di ruangan saya. Jujur saja, saya sangat demen yang kayak gitu,” disebutkan oleh Mantan Bupati Belitung Timur itu pada saat berada di dalam ruang kerja beliau sambil tertawa, Jakarta Pusat, pada hari Selasa tanggal 4 November 2016 tahun lalu.

Sedangkan perbedaan sikap yang dilakukan oleh Bapak Sandiaga Salahuddin Uno. Beliau memilih untuk menemui para demonstran yang sedang menuntut kepada pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar Rp 4 juta yang dilakukan tepatnya di depan gedung Balai Kota DKI Jakarta. Hingga, pasangan Bapak Anies Rasyid Baswedan ini juga sempat naik ke atas mobil orasi yang di dampingi oleh Seketaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Bapak Saefullah.

Bapak Sandiaga Salahuddin Uno yang juga meminta kepada seluruh demonstran supaya dapat sekiranya dengan bersama sama untuk berpikir dengan jernih dan juga menghadirkan kebersamaan hanya demi untuk DKI Jakarta untuk yang jauh lebih baik lagi. Beliau juga menyebutkan kalau saja Gubernur DKI Jakarta, Bapak Anies Rasyid Baswedan juga akan terus memantau bagaimana dengan jalannya demonstrasi dari ruang kerja beliau dan akan terus menampung semua aspirasi dari para buruh yang sedang melancarkan aksi demo.

“Aspirasi akan terus kita terima dan akan kami pertimbangkan terlebih dahulu. Semoga saja Allah akan membimbing kita semua di dalam membuat sebuah keputusan yang jauh lebih bijaksana ya,” di sebutkan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru ini.

Leave a Reply