News

BMKG DIKECAM KARENA ISYARAT YANG BERTENTANGAN TENTANG SUNAMI SELAT SUNDA

BMKG DIKECAM KARENA ISYARAT YANG BERTENTANGAN TENTANG TSUNAMI SELAT SUNDA

BMKG DIKECAM KARENA ISYARAT YANG BERTENTANGAN TENTANG SUNAMI SELAT SUNDA – Orang-orang mengkritik Badan Metologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di media sosial karena penanganan awalnya atas tsunami Selat Sunda yang melanda pantai-pantai di Lampung dan Banten pada Sabtu malam.

BMKG pada awalnya mengumumkan pada Sabtu malam bahwa ada gelombang pasang di Selat Sunda, menyangkal klaim tsunami.

“BMKG belum mencatat gempa yang terjadi malam ini. Apa yang terjadi di Anyer dan sekitarnya bukanlah tsunami, melainkan gelombang pasang. Ada juga bulan purnama malam ini, yang menyebabkan gelombang pasang tinggi. Tetap tenang,” kata BMKG di akun Twitter-nya pada Sabtu malam. Tweet itu juga menyertakan emoji “kacamata hitam”.

Baca Juga : UTUSAN AS UNTUK KOALISI ANTI-IS MENGUNDURKAN DIRI SETELAH KEPUTUSAN TRUMP DARI SURIAH

Agensi meminta maaf atas tweet tidak lama setelah itu, mengatakan bahwa emoji itu tidak pantas. Tidak lama kemudian, BMKG tweeted bahwa tsunami memang terjadi, mengatakan bahwa itu diduga disebabkan oleh aktivitas gunung berapi dari Anak Krakatau.

Pernyataan serupa dibuat oleh juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho berdasarkan informasi BMKG dalam tweet yang sekarang dihapus. Namun, Sutopo mencabut pernyataannya pada Minggu pagi melalui tweet, meminta maaf atas informasi yang salah yang ia sebarkan malam sebelumnya.

BMKG DIKECAM KARENA ISYARAT YANG BERTENTANGAN TENTANG SUNAMI SELAT SUNDA – “Permintaan maaf saya tentang tweet saya sebelumnya yang mengklaim ada gelombang pasang bukannya tsunami. Telah ada perubahan informasi sesuai dengan data dan analisis baru. Memang ada tsunami di Selat Sunda. Kami mengacu pada BMKG,” tulis tweet-nya.

Netizen mengambil BMKG untuk mengatasi informasi yang saling bertentangan.

“Terlalu banyak bercanda, meskipun itu akun resmi,” @dodon_alone tweeted.

“BMKG harus bekerja lebih profesional, informasi yang tidak akurat tentang tsunami dapat menciptakan lebih banyak korban. Kinerja mereka harus dievaluasi,” kata @rillamaria_

Baca Juga : DUA LELAKI LGBT MENANTANG STEREOTIP DI CINA

“Tolong jangan bertentangan dengan dirimu seperti ini. Apakah kamu tidak belajar pelajaran tentang memberikan informasi yang bertentangan tentang peringatan dini tsunami selama tsunami Palu-Donggala?” kata pengguna @badmintonuts.

BMKG sebelumnya telah banyak dikritik karena diduga mengakhiri peringatan tsunami terlalu dini ketika gelombang tinggi melanda berbagai daerah di Sulawesi Tengah pada bulan Oktober.

Leave a Reply