Thursday , January 18 2018
Home > Mancanegara > BOCAH SEPULUH TAHUN ASAL INDONESIA PUKAU CEO APPLE
BOCAH SEPULUH TAHUN ASAL INDONESIA PUKAU CEO APPLE
BOCAH SEPULUH TAHUN ASAL INDONESIA PUKAU CEO APPLE

BOCAH SEPULUH TAHUN ASAL INDONESIA PUKAU CEO APPLE

SaranaNKRI BOCAH SEPULUH TAHUN ASAL INDONESIA PUKAU CEO APPLE Bocah laki-laki berusia 10 tahun keturunan Indonesia “Yuma Soerianto” diberitakan mampu mengembangkan CEO Apple Tim Cook, selama Worldwide Developers Conference (WWDC) di San Jose, Amerika Serikat, awal bulan ini.

Di antara beberapa aplikasi yang Yuma telah buat, Cook sangat terkesan dengan aplikasi yang dikembangkan Yuma untuk membantu orang tuanya berbelanja cendera mata dalam perjalanan.

Baca Juga :  POLISI AKAN PERIKSA POLITIKUS YANG BERTEMU DENGAN HABIB RIZIEQ DI ARAB SAUDI

Aplikasi ini secara otomatis dapat menghasilkan harga barang dengan menambahkan pajak penjualan dan konversi mata uang lokal. Yuma membuat aplikasi tersebut ketika terbang dari Melbourne ke AS.

Cook juga mengungkapkan kekagumannya saat mengetahui bahwa aplikasi itu dibuat hanya dalam beberapa jam, ia berharap dapat melihat apa yang Yuma lakukan selanjutnya.

BOCAH SEPULUH TAHUN ASAL INDONESIA PUKAU CEO APPLE Sebelumnya Yuma juga telah mengembangkan lima aplikasi yang saat ini tersedia dari App Store, diantaranya Let’s Stack, Hunger Button, Kid Calculator, Weather Duck dan Pocket Poke.

Yuma lahir di Singapura, kemudian keluarganya pindah ke Australia delapan tahun yang lalu. Saat ini dia sedang belajar di Middle Park Primary School di Melbourne.

Ketertarikannya pada pengkodean bermekaran di usia 6 tahun, Yuma mempelajari hal tersebut dari YouTube. Kini Yuma memiliki saluran YouTube yang disebut Siapapun dapat Kode, mengajar orang lain bagaimana membuat aplikasi menggunakan alat pengembangan perangkat lunak Xcode dan Swift.

Baca Juga :  DIBULAN RAMDAN ACEH TETAP TEGAKKAN HUKUM CAMBUK TERHADAP 24 PIDANA

Orang tua Yuma bernama Hendri juga menyebutkan sebelumnya mereka sempat menetap di Singapura dan Yuma terlahir disana. Ketika usai Yuma tiga tahum, mereka pindah ke Australia dan menetapa hingga saat ini.

Yuma sebagai anak tunggalnya, dan nama Yuma sendiri dipilih agar namanya mudah diingat. “Kami memberinakan nama agar mudah diingat dan itu adalah nama yang global, jadi namanya tidak berbau kebarat-baratan atau berbau Timur, kami percaya bahawa kami adalah warga dunia,” ucapnya.

Check Also

JOSHUA WONG AKTIVIS DEMOKRASI HONGKONG DIPENJARA KARENA PROTES

JOSHUA WONG AKTIVIS DEMOKRASI HONGKONG DIPENJARA KARENA PROTES

SaranaNKRI JOSHUA WONG AKTIVIS DEMOKRASI HONGKONG DIPENJARA KARENA PROTES Aktivis Hong Kong Joshua Wong dipenjara …