Tuesday , June 19 2018
Home > News > Charta Politika mengatakan Elektabilitas Jokowi masih di atas Prabowo Subianto
Charta Politika mengatakan Elektabilitas Jokowi masih di atas Prabowo Subianto
Charta Politika mengatakan Elektabilitas Jokowi masih di atas Prabowo Subianto

Charta Politika mengatakan Elektabilitas Jokowi masih di atas Prabowo Subianto

Charta Politika mengatakan Elektabilitas Jokowi masih di atas Prabowo Subianto – Yunarto Wijaya Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia telah mengumumkan hasil survei nasioanal tentang elektabilitas para Calon Presiden pasca deklarasi Bapak Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menjadi Calon Presiden di Pemilihan Presiden 2019 mendatang. Ternyata dari hasil elektabilitas tersebut Bapak Presiden Joko Widodo atau yang akrab disapa Pak Presiden Jokowi masih jauh di atas Pak Prabowo Subianto.

Hasil survei elektabilitas Bapak Prabowo Subianto menjadi Calon Presiden tercatat sebesar 23,3 persen, lalu untuk Pak Presiden Jokowi masih berada di posisi teratas dengan hasil 51,2 persen.

Charta Politika juga sempat membandingkan hasil survei tersebut dengan hasil survei dari Litbang Kompas yang di juga sudah diumumkan kalau Pak Presiden Jokowi memperoleh hasil 55,9 persen, sedangkan untuk Pak Prabowo subianto hanya 14 persen.

Baca Juga : Tim Mirtra Kukar berhasil mengalahkan Tim PSMS dengan mempertahan skor 1-0

Charta Politika mengatakan Elektabilitas Jokowi masih di atas Prabowo Subianto- Jadi artinya, jika kita lihat ada sedikit kenaikan dari hasil survei Litbang Kompas 14 persen sebelumnya kepada Pak Prabowo, lalu dua hari sesudah 11 April bulan lalu seusai deklarasi internal Prabowo Subianto,” ucap Pak Yunarto Wijaya selaku Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Jakarta, pada hari Senin (21/05/2018).

Menurut Bapak Yunarto Wijaya, untuk keadaan deklarasi internal pak Prabowo Subianto sebenarnya cukup berpengaruh dan berimplikasi dengan naiknya elektabilitas Bapak Prabowo Subiaanto Ketua Umum Partai Gerindra tersebut. Akan tetapi, turunya hasil survei elektabilitas Pak Presiden Jokowi seusai deklarasi Prabowo Subianto juga tak signifikan,” ucapnya.

Sebelumnya penurunan terhadap Pak Jokowi apakah signifikan? Tidak, namun kenapa Pak Prabowo Subianto sedikit signifikan. Maka dari itu ada pengaruhnya yang telah membuat elektabilitasnya Prabowo jadi cenderung menurun,” ujarnya.

Selain itu, diluar kedua nama itu, ada juga lima nama lainnya yang telah masuk kedalam daftar Calon Presiden pada Pemilihan Presiden 2019 mendatang, walaupun hasil survei elektabilitas ke lima nama itu masih dibawah angka 6 persen.

Untuk kelima nama yang nantinya akan menjadi lawan Pak Presiden Jokowi yakni Agus Harimurti Yudhoyono 2,7 persen, Anies Baswedan 3,4 persen, dan Gatot Nurmantyo sebesar 5,5 persen. Lalu ada juga Muhaimin Iskandar 0,6 persen dan M Jusuf Kalla 2,0 persen, lalu untuk yang belum memberikan jawaban atau belum tahu sekitar 11,5 persen,” ungkapnya.

Check Also

Abraham Lunggana memberikan sinyal akan pindah ke PAN

Abraham Lunggana memberikan sinyal akan pindah ke PAN

Abraham Lunggana memberikan sinyal akan pindah ke PAN – Abraham Lunggana yang akrab disapa Bapak …