Monday , December 11 2017
Home > News > CURHATAN SEORANG MAHASISWI YANG DI HINA OLEH POLISI

CURHATAN SEORANG MAHASISWI YANG DI HINA OLEH POLISI

SARANANKRI – Seorang mahasiswi swasta di Medan mengutarakan kejadian yang membuatnya kesal dalam via akun Instagramnya , @anjelicazhou. Dalam akunnya Anjelica menuliskan kejadian yang di alaminya saat bertemu dengan seorang oknum polisi lalu lintas.

Dalam tulisan yang ada di akun Instagramnya Anjelica menyatakan bahwa oknum polisi tersebut diduga melecehkannya saat dirinya sedang melintasi jalan Sutomo , Kamis (18/5/2017) Pukul 17.30 WIB.

Curhatan Anjelica pun akhirnya dibagikan oleh akun medaninfo88 , Jumat (19/5/2017) lengkap disertai video sang oknum. Anjelic menyatakan bahwa kejadian tersebut tepatnya berada di persimpangan Jalan Sutomo menuju Jalan Mahoni.

“Saat bapak ini sedang berjaga. Lalu saya berkata Pak , Saya harus berbelok ke arah Mahoni karena kampus saya ada disana , (Keadaan di arah Jalan Mahoni tidak ada palang penghalang). Dan di arah Jalan Mahoni tidak dalam keadaan macet. Itu di saat mobil dari arah Sutomo juga berbelok ke arah Mahoni. Bapak ini maksa saya untuk jalan lurus dan muter. Gimana muter pak? Ke Kampus cuma 1 arah saja , Jalan ini aja muter juga ketemunya si bapak,” ungkap Anjelic.

BACA JUGA : USAHA TIM KUASA HUKUM RIZIEQ AGAR PASPOR RIZIEQ TIDAK DICABUT

“Dengan keras bapak yang terhormat ini mengatakan saya Cina Babii!. Saya berjalan kembali ke tempak bapak ini berada dan berkata seharusnya bapak menjadi contoh yang baik. Salah saya dimana sehingga bapak bisa mengatakan hal yang tidak pantas seperti itu ke saya. Dan apa yang bapak katakan sangatlah tidak mempunyai etika. Polisi tersebut hanya bisa terdiam dan menhindar,” jelasnya.

Anjelic juga menjelaskan bahwa polisi tersebut juga tidak mengucapkan permintaan maaf atas apa yang telah ia katakan. Sempat terjadi perdebatan , dengan kesalnya saya mengatakan bahwa saya akan melaporkan hal tersebut. Tapi polisi tersebut hanya mengatakan terserah!Laporin saja. Seakan apa yang saya katakan hanya sebuah ancaman.

“Namun lihat saja apa yang di lakukan oleh Polisi satu ini. TAK BERMORAL. semua warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan berhak atas perlindungan terhadap setiap bentuk diskriminasi ras dan etnis. Untuk menjamin agar tidak terjadinya pertentangan serta diskriminasi maka Pemerintahan Indonesia membentu sebuah Undang Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etniz,” tambahnya dalam akun Instagramnya.

Dalam postingan tersebut , Anjelic juga membagikan tautan tersebut ke akun Instagram Polresta Medan. Sementara itu akun @anjelicazhou tidak dapat di akses oleh orang lain dikarenakan akun tersebut telah di kunci oleh penggunanya.

Check Also

TUAN RUMAH DALAM FIBA WORLD CUP 2023 AKAN DI RAIH OLEH INDONESIA

TUAN RUMAH DALAM FIBA WORLD CUP 2023 AKAN DI RAIH OLEH INDONESIA

SARANANKRI – TUAN RUMAH DALAM FIBA WORLD CUP 2023 AKAN DI RAIH OLEH INDONESIA. Indonesia , …