Wednesday , December 19 2018
Home > News > DEMOKRAT PERTANYAKAN KESERIUSAN SANDIAGA UNO HADAPI PILPRES 2019

DEMOKRAT PERTANYAKAN KESERIUSAN SANDIAGA UNO HADAPI PILPRES 2019

 

Partai Demokrat pertanyakan keseriusan Cawapres Sandiaga Uno memenangkan Pilpres 2019. Sampai saat ini, tak ada konsolidasi internal antar partai koalisi Prabowo-Sandiaga.

Wasekjen Demokrat Putu Supadma Rudana menilai, Sandi awalnya pernah berjanji akan berkampanye bareng dengan Ketua Kogasma Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Tapi sampai hari ini, tak ada komunikasi antar keduanya.

“Pertanyaan terbesar kami, seberapa serius Mas Sandiaga Uno berjuang untuk menang ketika duduk bersama antara para Anggota Dewan Pembina saja tidak pernah dilakukan. Sehingga tidak jelas siapa akan berbuat apa,” ucap Putu dalam siaran pers, Rabu (14/11).

Putu menegaskan, AHY terbiasa berpikir lebih dulu sebelum bertindak. Karena itu, dia menyayangkan, tak ada komunikasi yang baik antara partai koalisi dan Demokrat begitu juga AHY.

“Mas AHY sebagai Komandan Kogasma terbiasa berpikir dan bertindak sistematis; sebelum eksekusi lapangan, selalu ada perencanaan dan persiapan yang matang. Beliau meyakini, persiapan yang baik adalah 50 persen kemenangan,” sambungnya.

Putu menyebut, Demokrat menyadari bahwa pasangan Prabowo-Sandi sangat mengharapkan bantuan SBY dan AHY untuk menaikkan elektabilitas mereka yang cenderung stagnan. Pasalnya, kata Putu, kesukaan dan dukungan rakyat kepada AHY-SBY cukup tinggi di lapangan.

“Untuk itu, jika benar pasangan ini serius untuk menang, maka janji-janji yang pernah diucapkannya agar direalisasikan, bukan janji dibayar dengan janji,” imbuhnya.

Demokrat pun meminta kepada Partai Gerindra agar tidak banyak mengeluh kepada publik dan meminta partai lain untuk melakukan berbagai macam hal untuk Gerindra, karena hanya akan membuka aib Partai Gerindra sendiri.

“Sebagai bagian dari koalisi, kami mengajak duduk bersama untuk merealisasikan janji-janji yang sudah dibuat oleh Pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Intinya kami mendesak untuk segera dilakukan konsolidasi agar pekerjaan dan hasilnya lebih produktif,” ucap Putu.

Demokrat meminta kepada Prabowo-Sandi membangun optimisme dengan sikap merealisasikan janji-janjinya kepada partai koalisi sebagai hal utama, sebelum berjanji kepada rakyat dan kemudian merealisasikannya.

“Jika berjanji kecil kepada rakyat terdekat saja tidak mmapu direalisasikan, bagaimana dapat mewujudkan banyak janji kepada rakyat luas. Jangan nodai rakyat dengan janji-janji. Berikan bukti, dan bukan janji,” pungkasnya.

Check Also

Polisi: Habib Bahar Minta Pengikutnya Hapus Video Penganiayaan

Video penganiayaan terhadap dua remaja CAJ (18) dan MKUAM (17) oleh Habib Bahar bin Smith …