Sunday , January 21 2018
Home > News > DIPOTONG SAMPAI MILIARAN, NAMUN RAPBD DKI JAKARTA JUSTRU MENINGKAT DI TAHUN 2018
DIPOTONG SAMPAI MILIARAN, NAMUN RAPBD DKI JAKARTA JUSTRU MENINGKAT DI TAHUN 2018
DIPOTONG SAMPAI MILIARAN, NAMUN RAPBD DKI JAKARTA JUSTRU MENINGKAT DI TAHUN 2018

DIPOTONG SAMPAI MILIARAN, NAMUN RAPBD DKI JAKARTA JUSTRU MENINGKAT DI TAHUN 2018

SARANANKRI Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menerima pukulan yang sangat keras di masa jabatannya, kedua nya mendapatkan kritikan yang sangat keras dari DPRD DKI Jakarta, terutama dari masyarakat. Kritikan tersebut terkait dengan Rancangan APBD DKI Jakarta tahun 2018 mendatang, karena sudah dipotong sampai miliaran, namun RAPBD DKI Jakarta justru meningkat di tahun 2018 mendatang.

Ketika pihak eksekutif dan legislatif melakukan penghapusan terhadap beberapa program yang dimiliki, nyatanya sudah dipotong sampai miliaran, namun RAPBD DKI Jakarta justru meningkat di tahun 2018. Kenaikan RAPBD DKI Jakarta mencapai Rp 6.679.471.281, dari awal sekitar Rp 77.110.685.760.609 menjadi Rp 77.117.365.231.890.

BACA JUGA : PENUTUPAN BANDARA I GUSTI NGURAH RAI DIPERPANJANG HINGGA AKHIR NOVEMBER

Dan berikut ini beberapa anggaran yang dihapus seperti perbaikan kolam air mancur DPRD yang menelan biaya hingga Rp 620 juta, dana kunjungan kerja para anggota DPRD yang menelan biaya sebanyak Rp 43 miliar. Tidak hanya anggaran kunker anggota DPRD saja yang dihapus, awalnya kunker menelan biaya sebesar Rp 107 miliar yang saat ini mencapai Rp 64 miliar. Anggaran yang turut di potong adalah dana hibah untuk ormas Laskar Merah Putih yang awalnya mencapai Rp 500 juta kini hanya sebesar Rp 100 juta, dan untuk dana hibah untuk Paguyuban Werdatama Jaya dan yayasan pensiunan Pemprov DKI Jakarta turut dihapus.

Saefullah selaku Sekda DKI menjelaskan mengapa sudah dipotong sampai miliaran, namun RAPBD DKI Jakarta justru meningkat di tahun 2018, kenaikan tersebut karena adanya kenaikan dividen dari beberapa BUMD.

” Yang pertama dilihat dari segi pendapatan, kami sangat yakin dengan angka yang sudah kami tetapkan. Karena di tahun ini dari hasil laporan BPRD DKI Jakarta thaun 2017, sudah melebihi target mencapai Rp 300 miliar. Dan dari hasil tersebut kamu juga yakin jika di tahun 2018 akan ada target dan bisa kami capai. Bapak Maikel selaku BPKAD mengatakan kekurangan bisa diambil dari tambahan dividen BUMD,” ungkapnya yang ditemui di Balai Kota DKI Jakarta pada hari Rabu 29 November 2017, kemarin.

BACA JUGA : PAUS FRANSISKUS TIDAK MENYEBUTKAN KATA ROHINGYA DI DALAM PIDATONYA

Di satu sisi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan justru mengapresiasi dan mengucapkan rasa terimakasih nya kepada DPRD yang sudah menyetujui APBD tahun 2018.

Check Also

AKSI SALING TEMBAK ANTARA POLISI DAN PERAMPOK DI JAKARTA UTARA

AKSI SALING TEMBAK ANTARA POLISI DAN PERAMPOK DI JAKARTA UTARA

SARANANKRI Pihak kepolisian Cilincing terlibat aksi saling tembak antara polisi dan perampok di Jakarta Utara, …