Wednesday , December 19 2018
Home > News > HEBOH AIR PDAM DI SOLO BERUBAH JADI WARNA MERAH DARAH
HEBOH AIR PDAM DI SOLO BERUBAH JADI WARNA MERAH DARAH
HEBOH AIR PDAM DI SOLO BERUBAH JADI WARNA MERAH DARAH

HEBOH AIR PDAM DI SOLO BERUBAH JADI WARNA MERAH DARAH

HEBOH AIR PDAM DI SOLO BERUBAH JADI WARNA MERAH DARAH

Warga Banyuanyar,Banjarsari,Solo digegerkan dengan air minum yang di salurkan PDAM menjadi berwarna merah darah dalam beberapa hari terakhir.Lokasi pipa PDAM tersebut hanya berjarak beberapa ratus meter dari kediaman Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Bahkan sangat dekat dengan kediaman Ibunda Jokowi,Sujiatmi Notomiharjo yang ada di Jalan Pleret Raya dan toko Chili Pari,milik Gibran Rakabuming.Sejumlah warga mengeluhkan warna air tersebut sejak sepekan terakhir,karena tak dapat di konsumsi.

Namun kadang saat siang hari,warna air kembali normal.Pantauan di sejumlah selokan,warna air juga merah layaknya darah segar.

Kepala Cabang PDAM Solo,Sarwono mengaku telah mengambil sampel air di sejumlah selokan dekat pemukiman warga.Sejumlah pelanggan PDAM yang berada di Jalan Pleret Raya dan sekitarnya telah melaporkan ke pihaknya. Laporan warga semakin banyak sejak Senin (15-10-2018) lalu.

“Warga mengeluh, katanya sudah sepekan ini mengeluh air PDAM berwarna merah kalau malam,” ujar Suwarno,saat ditemui di lokasi,Rabu (17-10-2018).

Atas laporan tersebut,pihaknyaa langsung melakukan pengecekan pada malam harinya.Setelah di cek,ternyata memang benar ditemukan air PDAM di wilayah terebut berwarna merah segar.Kemudian di lakukan pengecekan lagi pada esok harinya hingga sore,namun air PDAM terlihat jernih.

“Selasa malam warga kembali komplain,kemudian kami cek lagi.Ternyata benar kalau malam hari airnya berwarna merah,” jelasnya.

Suwarno mengaku telah melaporkan penemuan tersebut kepada Polresta Surakarta,Dinas Lingkungan Hidup,hingga instansi terkait.Dan hari ini dilakukan pengecekan secara bersama.

Namun ia menduga,penyebab berubahnya warna air PDAM di dekat kediaman Presiden Jokowi itu karena pencemaran limbah.

“Dugaan sementara,ini terkena limbah pabrik.Ada pipa PDAM yang mungkin di sambungkan.Ini nanti kita cek ke pabrik pewarna yang ada di sini,” katanya.

Seorang warga,Nurchamid,yang tinggal di Jalan Pleret Dalam 1 No.9 RT03 RW11,Banyuanyar, mengaku tak berani lagi menggunakan air PDAM.Ia khawatir jika air tersebut mengandung zat berbahaya.

“Kami sebagai pelanggan merasa dirugikan,banyak warga Banyunyar yang tidak mau pakai air PDAM kalau begini,saya mohon agar masalah ini cepat di selesaikan,” tuturnya.

Check Also

POLDA BANTEN TEMUKAN TRUK FUSO ANGKUT 25 TON GULA RAFINASI SELUDUPAN

POLDA BANTEN TEMUKAN TRUK FUSO ANGKUT 25 TON GULA RAFINASI SELUDUPAN

POLDA BANTEN TEMUKAN TRUK FUSO ANGKUT 25 TON GULA RAFINASI SELUDUPAN Polda Banten berhasil mengungkap …