Monday , December 17 2018
Home > News > DI TEMUKANNYA DUA JENIS BUAYA DI KALI CILIWUNG
DI TEMUKANNYA DUA JENIS BUAYA DI KALI CILIWUNG
DI TEMUKANNYA DUA JENIS BUAYA DI KALI CILIWUNG

DI TEMUKANNYA DUA JENIS BUAYA DI KALI CILIWUNG

DI TEMUKANNYA DUA JENIS BUAYA DI KALI CILIWUNG – Adanya sarang buaya di kolong jembatan yang menghubungkan Jalan Gunung Sahari dan Mall Mangga Dua Square membat peneliti bingung. Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DKI Jakarta menyebut sarang itu di huni tiga ekor buaya yang terdiridari dua jenis, buaya muara dan buaya senyulong.

Bagi ilmuan dari Lembaga Ilmuan pengetahuan Indonesia (LIPI) buaya yang hidup di Jawa hanyalah buaya muara (Crocodylus porosus) yang dapat hidup di air tawar maupun di laut. “ kalau di Jawa hanya ada satu jenis, buaya muara,” kata Peneliti Herpetologi LIPI Helen Kurniati, Rabu (10/10/2018).

DI TEMUKANNYA DUA JENIS BUAYA DI KALI CILIWUNG

Buaya muara yang memiliki tubuh lebih besar, buaya juga ciri khas lain yakni tidak memiliki sisik meninjol ke atas kepalanya. Di bagian atas kepala hingga leher, sisiknya kecil-kecil. Adanya kabar buaya senyulang (Tomistoma schlegelii) di temukan di kali Ana Ciliwung membuat para herpetology ( ahli reptile heran. Karena, buaya dengan moncong runcingnya itu tidak memiliki habitat di Jawa.

“ Habitatnya buaya senyulong itu ada di rawa gambut hitam,rawa gambut yang airnya asam. Buaya senyulong hidup di daerah Danau Sentarum, di Jawa, apalagi di Ciliwung,” kata herpetology Amir Hamidy dari LIPI, Kamis (11/10/2018).

Amir curiga, jika buaya senyulong benar ada di kali Ciliwung kemungkinan besar buaya itu di lepas oleh orang. “ Saya curiga mereka itu illegal. Itu kan hewan di lindungi masuk Jakarta, begitu tahu di lindungi, takut pemilik langsung melepasnya ke sungai. Coba di cek dulu. Tapi kalau sampai Ciliwung, kemungkinan besar di lepasin orang,” katanya.

BACA JUGA : YANG DI LAKUKAN PASUKAN ORANYE SAAT BERTEMU BUAYA DI CILIWUNG

Untuk panajang, buaya senyulong lebih kecil dari buaya muara. Buaya senyulong dewasa panjangnya bisa mencapai 4-5 meter, sementara buayamuara panjang nya bisa mencapai 6 meter. “ untuk sampai ke ukuran ini butuh waktu lama, 30 sampai 40 tahun,” tutupnya.

Sejumlah petugas UPK Badan Air Pademangan sebelumnya menemukan buaya di Kali Ciliwung saat sedang menyisiri kali untuk membersihkan sampah. Upaya pencarian buaya masih di lakukan yang melibatkan petuga BKSDA dan polisi hutan.

Check Also

KPK MENYEBUTKAN PENCEGAHAN KORUPSI DI MALANG MASIH RENDAH

KPK MENYEBUTKAN PENCEGAHAN KORUPSI DI MALANG MASIH RENDAH

KPK MENYEBUTKAN PENCEGAHAN KORUPSI DI MALANG MASIH RENDAH – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap tidak …