Wednesday , December 13 2017
Home > News > DIBULAN RAMDAN ACEH TETAP TEGAKKAN HUKUM CAMBUK TERHADAP 24 PIDANA
DIBULAN RAMDAN ACEH TETAP TEGAKKAN HUKUM CAMBUK TERHADAP 24 PIDANA
DIBULAN RAMDAN ACEH TETAP TEGAKKAN HUKUM CAMBUK TERHADAP 24 PIDANA

DIBULAN RAMDAN ACEH TETAP TEGAKKAN HUKUM CAMBUK TERHADAP 24 PIDANA

SaranaNKRI DIBULAN RAMDAN ACEH TETAP TEGAKKAN HUKUM CAMBUK TERHADAP 24 PIDANA Walau sedang memasuki bulan ramadan, di kota Aceh hukum cambuk tetap dilaksanakan. Sebanyak 24 pelanggar syariat Islam yang menjalani hukuman cambuk di halaman Masjid Al-Munawarah, Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Para tawanan didakwa berbagai kasus mulai dari judi, minuman keras (khamar) hingga zina.

Eksekusi hukuman cambuk dilakukan sevcara bergilir, salag seorang terpidana dengan kasus Zina yang berinisial EF pun sempat dihentikan dan diberi waktu istrirahat setelah menjalani hukuman cambuk ke 20. Setelah semua selesai menjalani hukuman EF kembali dihadapakan kepada algojo untuk menuntaskan hukuman yang tersisa dari 100 cambukan.

Baca Juga :  JOKOWI MENGUNDANG BARACK OBAMA UNTUK MAKAN SIANG DI ISTANA BOGOR

Namun untuk pasangan EF sendiri berinisial Mar ditunda dari hukuman karena sedang hamil. Hal tersebur disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Besar Rivanli Azis.

DIBULAN RAMDAN ACEH TETAP TEGAKKAN HUKUM CAMBUK TERHADAP 24 PIDANA Terpidana berinisial Dar mendapat hukuman 60 kali cambukan atas tuduhan menjual minuman keras, Sy dihukum 40 kali cambukan keran mengkonsumsi minuman keras, dan Muh yang divonis 40 kali cambukan juga dikarenakan minuman keras, serta Am yang dihukum karena terlibat dalam kasus perjudian.

Untuk lima terpidana lainnya yang berinisial, Has, FA, Buk, AM, dan MAA mendapat hukuman 10 kali cambukan dengan kasus perjudian. Untuk Gun, DS, HT, dan RE divonis 25 kali cambuk karena menggelar perjudian.

Baca Juga :  SITI FADILAH DI VONIS EMPAT TAHUN PENJARA

Adapun hukuman 25 kali sampai 28 kali cambukan jatuh kepada terpidana berinisial Hus, Maw, SR, dan DR dengan tuduhan memberikan fasilitas perjudian (judi lempar gelar). Dan dua terpidana terakhir berinisial AS dan IR mendapatkan hukuman 25 kali cambukan dengan tuduhan menggelar perjudian lempar kaleng susu.

Semua terpidana yang menjalani humkuman cambuk tersebut, terlebih dahulu menjalani persidangan di Mahkamah Syariah Aceh Besar. vonis yang jatuhkan terhadap 24 terpidana diputuskan oleh hakim Mahkamah Syariah sesuai pasal yang dilanggar dalam Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayah.

Check Also

WARGA TIBERIAS DATANGI KANTOR PEMERINTAH MEMINTA BANTUAN MENGAKHIRI PERSELISIHAN TANAH

WARGA TIBERIAS DATANGI KANTOR PEMERINTAH MEMINTA BANTUAN MENGAKHIRI PERSELISIHAN TANAH

SaranaNKRI WARGA TIBERIAS DATANGI KANTOR PEMERINTAH MEMINTA BANTUAN MENGAKHIRI PERSELISIHAN TANAH Warga desa Tiberias di …