Gaya hidupKesehatan

Dinas Kebersihan Dan Polisi Akan Sidak Tempat Sampah Dikendaraan

Dinas Kebersihan Dan Polisi Akan Sidak Tempat Sampah DikendaraanDinas Kebersihan Dan Polisi Akan Sidak Tempat Sampah Dikendaraan

SARANANKRI – Dinas Kebersihan Dan Polisi Akan Sidak Tempat Sampah Dikendaraan – Kota Bandung Jawa Barat akan sidak semua mobil yang masuk Kota Bandung untuk tempat sampah di dalam mobil mulai hari Senin ini, pemerintah Kota Bandung mewajibkan setiap mobil pribadi, umum dan angkutan yang masuk ke Balai Kota Bandung haru memiliki tempat sampah kecil di dalam mobilnya. Hal tersebut sesuai dengan Perda No 9 tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah guna menjaga lingkungan supaya tidak buang sampah sembarang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung Salman Fauzi mengatakan penegakan aturan tersebut sebagai bentuk penguatan program Kurangi Pisahkan Manfaatkan (Kang Pisman). Salman menjelaskan kewajiban menyediakan tempat sampah bukan hal yang baru di Kota Bandung, Jawa Barat. Sebab hal itu telah diatur sejak lama melalui Perda No 11 tahun 2005 tentang Ketertiban Kebersihan dan Keindahan (K3).

Baca Juga : Gara-Gara Menusuk Seorang Pria Bos Geng Motor Tewas Tersembak

Dinas Kebersihan Dan Polisi Akan Sidak Tempat Sampah Dikendaraan – Untuk saat ini kita wajibkan keberadaan tempat sampah di mobil yang akan masuk ke Balai Kota, ujar Salman di Balai Kota Bandung, pada hari Senin. Menurut Salman bagi sebagian orang kewajiban menyediakan tempat sampah di dalam mobil adalah sesuatu yang sederhana. Namun sering kali tidak dibarengi dengan kesadaran dan perubahan perilaku warga dalam menjaga kebersihan.

Dengan demikian selain melalui kampanye dan edukasi yang masif, aksi-aksi yang rutin efektif dan penegakan aturan menjadi hal-hal mendasar yang harus dilakukan. Secara empiris, penegakan aturan menjadi salah satu faktor penting keberhasilan implementasi kebijakan, katanya.

Sementara itu Sekretaris Satpol PP Kota Bandung Tantan Syurya Santana menjelaskan selama tiga hari ke depan penerapan Perda tersebut masih sebatas imbauan dan teguran kepada pemilik kendaraan pribadi, umum dan angkutan pariwisata. Nantinya mulai hari Rabu, pihaknya akan mulai menerapkan sanksi denda bagi setiap mobil yang masuk ke Balai Kota Bandung tidak memiliki tempat sampah kecil di mobil.

Dinas Kebersihan Dan Polisi Akan Sidak Tempat Sampah Dikendaraan – Kalau dulu di Perda K3 dendanya hanya Rp 250 ribu, sekarang Perda No 9 tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah denda atau biaya paksa lebih tinggi yakni Rp 500 ribu, ujar Tantan. Pemda dan Polisi Kota Bandung sudah mulai mengusir kendaraan pribadi yang tidak menggunakan tempat sampah kecil di kendaraannya, sebanyak 53 unit mobil diusir dari Balai Kota Bandung lantaran tidak memiliki tempat sampah kecil di kendaraannya. Pengusiran tersebut dilakukan dalam rangka penegakan Perda No 9 tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah.

Wali Kota Bandung Oded M Danial menjelaskan razia kali ini selain melakukan pemeriksaan tempat sampah, setiap kendaraan yang akan masuk ke Balai Kota Bandung wajib lulus uji emisi kendaraan. Uji emisi ini kita ingin ada peradaban, budaya, untuk masyarakat yang punya kendaraan roda empat. Kendaraan bisa panjang dipakainya (usia) kendaraannya, di sisi lain uji emisi akan berdampak pada lingkungan yang bersih dan sehat, ujar Oded usai memantau razia, pada hari Senin.

Dinas Kebersihan Dan Polisi Akan Sidak Tempat Sampah Dikendaraan – Oded mengatakan setiap mobil dinas atau pribadi ASN lingkungan Pemkot Bandung wajib lulus uji emisi. Hal tersebut sebagai bentuk keteladanan sebelum nantinya aturan tersebut diwajibkan kepada masyarakat umum. Khusus hari ini, kata Oded, pemerintah menggratiskan uji emisi bagi umum. Uji emisi gratis tersebut digelar di Balai Kota Bandung mulai pagi hingga sore hari ini.

Selain uji emisi, mobil yang masuk ke Balai Kota juga wajib ada tempat sampah. Kabarnya tadi sudah ada 53 yang diusir karena tidak ada tempat sampah, katanya. Pihaknya juga telah meminta Satpol dan satpam Balai Kota untuk terus melakukan razia tersebut. Sehingga setiap kendaraan roda empat yang masuk telah lulus uji emisi dan memiliki tempat sampah di dalamnya. Hari ini kita mulai di sini dulu (Balai Kota). Selanjutnya tentu kita terapkan di umum, ujar Oded.

Leave a Reply