Wednesday , November 21 2018
Home > Gaya hidup > DIPANGGILAN KEPENGADILAN SANDIAGA UNO MEMINTA KASUSNYA UNTUK DITUNDA

DIPANGGILAN KEPENGADILAN SANDIAGA UNO MEMINTA KASUSNYA UNTUK DITUNDA

SARANANKRI Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno, telah mangkir dari panggilan Direktorat Reserse Kriminal Umum atas kasus tentang penggelapan sebidang tanah milik Erward Suryadjaja di Jalan Curug, Tangerang pada tahun 2012. Panggilan kedua itu telah dilayangkan untuk menghadiri pemeriksa pada 15 Januari sebagai saksi tentang kasus tersebut.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umun Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary telah mengatakan, bahwa pihaknya tersebut telah memanggil Wakil Gubernur Sandiaga Uno dengan panggilan pertama pada 11 Oktober 2017. Namun bapak Sandiaga Uno telah meminta untuk menunda pemanggilan tersebut.

Saat ini kami sudah kembali memanggil untuk tahap pertama pada 11 Oktober 2017 tapi beliau sampai saat terus minta ditunda oleh kuasa hukumnya,” ujarnya di Polda Metro Jaya, Selasa (16/1).

Didalam surat yang diterima oleh kami, saat ini Sandiaga seharusnya menjalani pemeriksaan pada 15 Januari, kemarin. Namun dirinya tidak hadir untuk memenuhi panggilan yang telah dikirimkan.

Hot Sport : WESLEY SNEIJDER HENGKANG KE LIGA QATAR

Jika orang telah dipanggil sekali jika tidak ada alasan wajar, dan masuk akal maka kita layangkan panggilan kedua,” ujarnya.

Dalam pemanggilan ini, penyidik sudah mencoba berkomunikasi dengan pihak kuasa hukum Sandiaga. Lagi-lagi tidak ada jawaban kepastian kapan Sandi akan datang untuk diperiksa.

Oleh karena itu kami buat surat pemanggilan tahap dua yang diterbitkan pada 15 Januari kemarin,” tandasnya.

Ibu Fransiska Kumalawati Susilo telah melaporkan Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga bersama dengan Andreas ke pengadilan tentang kasus tuduhan telah melakukan penggelapan penjualan sebidang tanah yang telah berlokasi di Jalan Raya Curug, Tangerang Selatan. Ibu Fransiska juga mengatakan, bahwa pihaknya juga telah berupaya menyelesaikan masalah itu secara kekeluargaan bersama dengan Andreas dan Sandiaga sejak Januari tahun 2016. Namun sayang, Andreas dan Sandiaga tidak pernah menanggapi hal baik upaya penyelesaian itu.

Kini bapak Andreas Tjahyadi dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno kin telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada hari Rabu (8/3) . menurut Laporan tersebut yang telah diterima dengan nomor 1151/III/2017/PMJ/Dit.Reskrimum. Mereka berdua telah dilaporkan telah melanggar Pasal 372 KUHP.

Tak hanya kasus itu, Ibu Fransiska juga kembali melaporkan dua orang itu kembali dengan tuduhan telah memalsukan kuitansi. Fransiska menjelaskan, laporan ini masih berkaitan dengan laporannya yang pertama.

Update News : PRESIDEN JOKOWI MENDUKUNG BAMBANG SOESATYO JADI KETUA DPR RI

Tentang laporan surat pertama yang dibuat oleh Fransiska melaporkan Wakil Gubernur Sandiaga dan Bapak Andreas terkait dugaan penggelapan dalam penjualan sebidang tanah di Jalan Raya Curug, Tangerang Selatan, Banten, pada 2012.

Fransiska menjelaskan, berdasarkan data yang dia dapat dari notaris, ada kuitansi pembayaran terkait tanah tersebut yang ditandatangani oleh Djoni Hidayat. Tetap menurut bapak Djoni,Tetapi menurut ibu Fransiska, bahwa mereka tidak pernah merasa telah menandatangani kuitansi tesebut . seperti yang telah diketahui bahwa Djoni merupakan direktur PT Japirex.

Check Also

ARSENE WENGER MEMANG SEBELUMNYA MASUK RADAR PELATIH REAL MADRID MENGGANTIKAN LOPETEGUI

SARANANKRI Fakta terungkap tentang Arsene Wenger. Mantan pelatih Arsenal itu dikatakan sebagai target klub top …