World

Ditahan Di Mako Brimob Mahasiswi Papua Terganggu Psikis.

Anggota Tim Advokasi papua michael Hirman mengungkapkan tiga mahasiswa asal papua yang ditahan di mako brimob kelapa dua Depok atas tuduhan makar mulai mengalami gangguan kesehatan.

Dua diantaranya yakni ambrosius mulait dan dano tabuni menderita sakit fisik sedangkan arina elopere disebut mengalami gangguan psikolagis.

Arina merupakan satu satunya tersangka perempuan dalam kasus dugaan makar ini psikis arina disebut hilman sudah mulai kena karena dia terpisah dari lima tersangka lainnya.

Dia ini sendiri diruangan besar terus dia gangguan seperti halusinasi kalau kelamaan dia sendiri tanpa ada teman ngobrol itu bisa gangguan jiwa juga .

Terang hilman saat ditemui di PN jakarta selatan.

Untuk ambros itu menderita sakit gigi sudah seminggu lebih dan giginya harus dicabut tapi jangan dikasih pondstan lagi karena itu hanya pereda nyeri sebentar saja tutur hilman.

Dano tambuni itu ada bencolan cairan dan itu pun harus dokter spesialis yang melakukan operasi karena ada benjolan yang besar menunjukan bagian kening nya dan malam nya dia tidak bisa tidur karena benjolan sambung dia lagi.

Untuk sementara ini hanya surya anta yang mendapatkan penanganan medis saat ini surya anta tengah dalam masa pemulihan.

Ketiga klien nya tersebut merupakan bagian dari enak aktivis papua yang dijerat pasal makar karena dugaan terlibat pengibaran bendera bintang kejora saat aksi 28 agustus itu lalu didepan istana presiden.

Namun begitu tim kuasa hukum memastikan klien nya tidak menerima kekerasan saat pemeriksaan oleh polisi hanya saja mereka mengaku kesulitan berkomonikasi atau pun mengakses informasi para aktivis papua tersebut karena pengenaan pasal makar membatasi beberapa hak tersangka

Leave a Reply