Thursday , December 14 2017
Home > Politik > DJAROT MEMBERIKAN PERINGATAN KERAS PADA PNS YANG AMBIL CUTI TAMBAHAN
DJAROT MEMBERIKAN PERINGATAN KERAS PADA PNS YANG AMBIL CUTI TAMBAHAN
DJAROT MEMBERIKAN PERINGATAN KERAS PADA PNS YANG AMBIL CUTI TAMBAHAN

DJAROT MEMBERIKAN PERINGATAN KERAS PADA PNS YANG AMBIL CUTI TAMBAHAN

Bapak Gubernur Ibu Kota DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat memberikan sambutan dengan sangat baik atas terkaitnya penambahan cuti bersama pada saat lebaran yang jatuh di tanggal 23 Juli 2017. Menurut keterangan dari Bapak Djarot Saiful Hidayat, hal ini juga dapat memberikan pergerakkan di dalam perekonomian di daerah daerah. Tak hanya itu saja, hal tersebut juga dapat mengurangi segala kemacetan pada titik titik tertentu.

“Ya kalau menurut saya hal itu bagus, yang artinya liburan akan menjadi semakin panjang dan juga mudiknya juga akan semakin cepat agar semua roda di dlam perekonomian di daerah daerah juga dapat lebih cepat untuk bergerak, serta juga dapat mengurai segala kemacetan, saya juga beraharap jangan sampai numpuk seperti yang sebelum sebelumnya,” di kata oleh Bapak Djarot Saiful Hidayat pada saat berada di Balai Kota, Jakarta Pusat pada hari Senin tanggal 19 Juni 2017.

Pada kemudiannya atas terkait terhadap para Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemprov DKI Jakarta, Bapak Gubernur Ibu Kota DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat yang telah memberikan himbauan supaya para PNS tak boleh mengambil cuti tambahan lagi. Hingga beliau sendiri juga memberikan ancaman akan memotong Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) bagi para PNS.

“Saya akan berikan penjelasan untuk yang keduanya ya, kalau untuk mudiknya sejak dari tanggal 23 maka kalau bari Pemprov DKI, saya akan memberikan penyampaian kalau ada yang mau pulang kampung saya persilakan saja akan tetapi anda (para Pegawai Negeri Sipil) takan boleh cuti sebelum waktunya itu dan juga sesudah itu,” di sebutkan oleh Bapak Gubernur Ibu Kota DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat.

“Pada saat sesudah masuk, para pegawai negeri sipil dari Pemprov DKI mesti selalu on time dan tak boleh ada yang bolos ya. Kalau saja sampai bolos maka TKD gak akan kami bayar untuk yang terlalu panjang mengambil cutinya, ya panjang banget, berapa hari saja atau 10 hari kalau saja sampai menambah lagi maka akan kami potong TKD nya,” pungkasnya.

Check Also

SOSOK YANG MENJADI JAGOAN DEMOKRAT DI PILGUB JABAR

SOSOK YANG MENJADI JAGOAN DEMOKRAT DI PILGUB JABAR

Berikut ini yang dikatakan oleh majelis Tinggi partai Demokrat sudah memutuskan akan mendukung Deddy Mizwar …