Monday , December 11 2017
Home > Politik > DPR MENYETUJUI TAMBAHAN 19 KURSI LEGISLATIF DALAM PEMILIHAN DI TAHUN 2019

DPR MENYETUJUI TAMBAHAN 19 KURSI LEGISLATIF DALAM PEMILIHAN DI TAHUN 2019

Dewan Perwakilan Rakyat yang telah merencanakan untuk menambah 19 kursi lagi dalam pemilihan legislatif di tahun 2019, sehingga total menjadi 579 anggota parlemen di legislatif.

Anggota DPR yang telah membuat keputusan dalam pembahasan RUU pemilihan pada hari Senin malam, menyusul perdebatan sengit dan lobi tertutup di antara faksi-faksi.

“Kami juga akhirnya setuju untuk menambahkan 19 kursi […],” kata anggota parlemen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yaitu Lukman Edy, yang memimpin komite khusus DPR untuk mempertimbangkan RUU Pemilu.

Wakil ketua komite Ahmad Riza Patria dari Partai Gerindra juga mengatakan bahwa, kemungkinan 19 kursi tambahan akan menuju ke 13 provinsi yang termasuk tiga kursi untuk Kalimantan Utara sebagai provinsi baru. Riau, Kalimantan Barat, Papua dan juga Lampung yang masing-masing akan mendapatkan dua kursi lagi.

Delapan provinsi yang diantara lain yaitu Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Jakarta, Jawa Barat, Sulawesi Tenggara, Jambi, Sumatera Selatan dan Nusa Tenggara Barat – akan mendapatkan satu kursi lagi.

“Kami menilai prinsip proporsionalitas dan ekuitas yang berdasarkan pertumbuhan penduduk di masing-masing daerah,” kata Riza.

DPR saat ini terhitung memiliki 560 anggota parlemen yang mewakili 33 provinsi.

Secara terpisah, pemerintah juga bersikeras untuk meningkatkan jumlah kursi DPR menjadi 570.

Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Yuswandi Tumenggung juga mengatakan bahwa lima dari 10 kursi bisa diberikan ke Kalimantan Utara, sementara itu Riau dan Lampung juga masing-masing mendapat tempat duduk tambahan.

Kelima kursi yang tersisa juga akan diberikan ke tiga provinsi yang kehilangan kursi di saat Pemilu tahun 2014, yaitu seperti Gorontalo, Maluku dan Papua Barat. “DPR juga telah membuat keputusan tapi kami belum menyetujuinya. Menambahkan 19 kursi lebih banyak melampaui perhitungan kami, “kata Yuswandi

Check Also

INILAH YANG DIANDALKAN KALIMANTAN TIMUR TENTANG SISTEM PEREKONOMIAN

Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur (BI Kaltim) meramalkan bahwa pertumbuhan ekonomi di provinsi ini 3,5 …