Tuesday , December 12 2017
Home > Politik > DPRD DKI SEGERA MENGUNDANG PENGUSAHA HIBURAN MALAM
DPRD DKI SEGERA MENGUNDANG PENGUSAHA HIBURAN MALAM

DPRD DKI SEGERA MENGUNDANG PENGUSAHA HIBURAN MALAM

DPRD DKI Jakarta akan melakukan sosialisasi atas Peraturan Daerah tentang hal Pariwisata terhadap para pengusaha tempat hiburan malam. Di dalam peraturan itu, mereka mesti menutup bisnis  tempat hiburan malam selama bulan suci Ramadan. Upayah ini bertujuan agar dapat menghormati umat muslim yang sedang menjalankan ibadah mereka.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi mengungkapkan kalau saja pihak mereka akan melakukan sosialisasi dengan cara langsung bertemu dengan para pemilik tempat hiburan malam yang ada di Ibu Kota DKI Jakarta. Di rencanakan para pengusaha tempat hiburan malam akan di berikan undangan untuk hadir di dalam rapat bersama dengan pihak Komisi B DPRD DKI Jakarta.

“Pada hari Jumat akan kami laksanakan rapat dengan pihak komis B. Kami juga akan panggil para pengusaha yang lainnya. Kami juga masih sedang keliling keliling untuk mencari semua pemilik tempat hiburan malam di Ibu Kota. Akan tetapi jika tidak memiliki izin, dengan terpaksa kami harus menutup tempat tersebut dengan cara apapun juga,” di sebutkan oleh Prasetio Edi Marsudi setelah melakukan inspeksi pada Diskotek Alexis, Jakarta Utara, pada hari Kamis tanggal 25 Mei 2017.

Berdasarkan pengungkapan Politisi PDI Perjuangan ini, mereka akan terus melakukan pengawasan pada seluruh tempat hiburan malam yang ada di Ibu Kota DKI Jakarta. Dengan tujuan supaya para pemilik tempat hiburan malam tersebut dapat tetap menjaga lokasi bisnis yang mereka jalankan agar dapat terbebas dari narkotika dan juga dapat tertib di dalam administrasi yang telah di berlakukan oleh pemerintah daerah.

“Kami sudah melihat semua kejelasan legalitas pada usaha yang telah mereka jalankan. Kedua untuk memberikan himbauan terhadap tempat hiburan jangan sampai adanya terjadi transaksi narkoba dan juga akan kami fungsikan pengawasan DPRD akan memberhenntikan aktifitas mereka dan juga upaya untuk melakukan pengsegelan terhadap tempat yang telah melanggar peraturan,” dikatakan oleh Prasetio Edi Marsudi dengan sangat tegas.

“Saya akan menjelaskan agar dapat memperhatikan beberapa hal seperti menghimbaukan kepada para pengunjung tidak membawa narkotika dan juga membatasi usia para pengunjung yang hendak masuk tempat tersebut. Sosialisi BBN juga mesti ada rambu tanda bahayanya narkoba. Kiri kanan agar dapat terlihat dan kami akan meminta para pengusaha mengsosialisasikan larangan narkoba,” pungkasnya.

Check Also

SOSOK YANG MENJADI JAGOAN DEMOKRAT DI PILGUB JABAR

SOSOK YANG MENJADI JAGOAN DEMOKRAT DI PILGUB JABAR

Berikut ini yang dikatakan oleh majelis Tinggi partai Demokrat sudah memutuskan akan mendukung Deddy Mizwar …