Thursday , February 22 2018
Home > Mancanegara > DUA NELAYAN INDONESIA DIKEMBALIKAN ABU SAYYAF SETELAH 1 TAHUN DITAHAN

DUA NELAYAN INDONESIA DIKEMBALIKAN ABU SAYYAF SETELAH 1 TAHUN DITAHAN

The two fishermen were snatched from their vessel in the waters between the southern Philippines and Malaysia in November 2016

Dua nelayan Indonesia telah dibebaskan oleh militan Islam setelah lebih dari satu tahun ditangkap di Filipina selatan, kata polisi. Tidak ada komentar resmi mengenai kondisi fisik kedua orang yang ditangkap dari kapal penangkap ikan mereka di perairan antara Filipina selatan dan Malaysia pada bulan November 2016, sebuah pernyataan polisi mengatakan.

Keduanya dilaporkan diserahkan oleh warga negara yang bersangkutan Kamis malam kepada seorang mantan gubernur di pulau selatan Jolo, sebuah kelompok yang jauh dari kelompok ekstremis Abu Sayyaf, beberapa di antaranya telah berjanji untuk setia kepada kelompok negara Islam tersebut, pernyataan tersebut menambahkan. Mantan gubernur tersebut memanggil polisi yang mengambil keduanya. Pejabat tidak akan mengatakan jika uang tebusan, motif yang sering terjadi untuk penculikan semacam itu, telah dibayarkan dalam kasus ini.

Abu Sayyaf adalah jaringan militan yang longgar yang terbentuk pada tahun 1990an dengan uang bibit dari jaringan Al-Qaeda Osama bin Laden, dan telah menghasilkan jutaan dolar dari bandit dan penculikan-untuk-tebusan, yang seringkali menargetkan orang asing. Kelompok ini berbasis di pulau selatan yang dilanda perselisihan seperti Jolo namun anggotanya kadang-kadang melintasi perbatasan maritim selatan untuk melakukan serangan di Malaysia. Hal ini telah mendorong Malaysia dan Indonesia untuk bergabung dengan Filipina dalam meningkatkan patroli lautnya di wilayah tersebut. Pejabat kedutaan Indonesia tidak dapat dihubungi untuk memberikan komentar.

Anggota Abu Sayyaf termasuk di antara kelompok bersenjata Muslim yang mengamuk di selatan kota Marawi pada bulan Mei, mengakibatkan pertempuran lima bulan yang membuat lebih dari seribu orang tewas. Dalam insiden lain di Filipina selatan, sekitar 10 ekstremis Muslim bentrok dengan tentara sebelum fajar Sabtu, kata militer. Tidak ada konfirmasi korban di kedua sisi namun pasukan kemudian menemukan granat, roket dan bendera IS berwarna hitam.

Check Also

Anies Akan Mengejutkan Warga Jakarta Dengan Penutupan Alexis

Anies Akan Mengejutkan Warga Jakarta Dengan Penutupan Alexis

Anies Akan Mengejutkan Warga Jakarta Dengan Penutupan Alexis – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan …