Thursday , December 20 2018
Home > Mancanegara > Dua WNA Bulgaria Pembobol ATM di Makassar Dideportasi Usai Jalani Pidana

Dua WNA Bulgaria Pembobol ATM di Makassar Dideportasi Usai Jalani Pidana

Dua WNA Bulgaria Pembobol ATM di Makassar Dideportasi Usai Jalani Pidana

Dua Warga Negara Asing (WNA) asal Bulgaria bernama Stoyo Ganchev Landshev, (40) dan Ivo Todorov (45) baru saja menyelesaikan masa tahanannya selama enam bulan penjara di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas 1 Makassar.

Keduanya adalah pelaku bobol mesin ATM BRI unit Maricayya, Makassar dengan teknik skimming, 5 Juni lalu. Teknik skimming dilakukan dengan menempalkan alat khusus di lubang kartu ATM dimasukkan.

Kepala Kantor Imigrasi Makassar, Andi Pallawa Rukka menjelaskan, dua WNA Bulgaria ini dinyatakan melanggar KUHP pasal 363 ayat 4 tentang pencurian dan diganjar enam bulan penjara.

“Pengakuan kedua WNA Bulgaria ini, mereka terpaksa lakukan upaya pembobolan mesin ATM karena terlilit utang. Dan mereka diminta oleh seorang mafia di Rusia bernama Sergey untuk lakukan pembobolan ATM di Indonesia. Antara WNA dan mafia ini berkomunikasi melalui aplikasi Whatsapp. Jaringan dari mafia ini juga yang menyiapkan alat skimmer untuk beraksi di Makassar, Indonesia,” kata Andi Pallawa Rukka saat dikonfirmasi, Kamis (6/12).

Dalam menjalankan aksinya, kata Pallawa, dua WNA ini memilih gerai ATM yang sepi. Saat hendak membobol mesin ATM, mereka terpergok oleh sekuriti. Dua WNA ini kabur dan ditangkap polisi di hotel tempatnya menginap.

“Kedua WNA Bulgaria ini sudah selesai menjalani masa hukumannya selama enam bulan penjara. Skearang mereka sementara menunggu proses deportas idi kantor imigrasi Makassar,” tandas Andi.

Check Also

Polisi: Habib Bahar Minta Pengikutnya Hapus Video Penganiayaan

Video penganiayaan terhadap dua remaja CAJ (18) dan MKUAM (17) oleh Habib Bahar bin Smith …