Sunday , October 21 2018
Home > Mancanegara > DUBES AS MENYATAKAN MUNDUR DARI JABATANNNYA DIKARENAKAN KONFLIK TIMUR TENGAH
Dubes AS Segera Tinggalkan Qatar, Efek Krisis Diplomatik?
Dubes AS Segera Tinggalkan Qatar, Efek Krisis Diplomatik?

DUBES AS MENYATAKAN MUNDUR DARI JABATANNNYA DIKARENAKAN KONFLIK TIMUR TENGAH

Konflik yang saat ini melanda Timur Tengah membuat banyak masalah baru dari negara yang bersangkutan. Salah satunya adalah duta besar Amerika Serikat yang bernama Dana Shell Smith yang telah menyatakan penguduran dirinya. Pernyataan ini dikeluarkannya melalui akun twitternya yang telah menyatakan kalau peran dirinya untuk AS sudah akan berakhir pada bulan ini.

Hal ini disampaikannya seminggu setelah sembilan negara yang ada di Timur Tengah memutusan hubungan diplomatik dengan negara Qatar dikarenakan tuduhan bahwa negara Qatar telah mempunyai hubungan dengan kelompok teroris. Saat itu Smuth yang sudah menjadi pemimpin dari korps diplomatik AS di Doha selama lebih dari 3 tahun pun saat itu langsung ditunjuk oleh Presiden Barack Obama untuk menjadi dubes AS.

Pernyataan ini juga dibuktikan dari Departemen Luar Negeri AS yang sudah mengirimkan email untuk koran “The Hill” yang menyampaikan kalau peran Smiht yang sebagai Dubes AS akan berakhir pada bulan ini. Nantinya dalam beberapa hari lagi ia akan meninggalkan negara Qatar.

Namun Smith juga belum memberikan indikasi tentang alasan mundurnya dia sebagai Dubes yang terkait dengan kasus Krisis Teluk atau dugaan Pemerintah Trump yang terlibat dalam situasi konflik di Timur Tengah itu. Mesir juga menyatakan telah lama menduga kalau negara Qatar telah mendukung aksi teroris Muslim (Brotherhood) yang mungkin dianggap berbahaya bagi Kairo.

Dalam kasus ini, negara lainnya yang juga mengucilkan Qatar adalah Maladewa, Uni Emirat Arab, Libya, Bahrain, Yaman, Mauritius dan Mauritania. Ke sembilan negara ini pun akhirnya memutuskan hubungan diplomatik dengan negara Qatar.

Smith yang menyatakan kalau saat ini diplomat tugas untuk menjaga dan menjelaskan sistem politik di negaranya sangat susah jika partisan dalam negara begitu tinggi. Jadi pekerjaannya dinas luar negeri akan bisa sangat sulit.

Check Also

PBB Mengizinkan Palestina Bertindak Seperti Anggota Penuh

PBB Mengizinkan Palestina Bertindak Seperti Anggota Penuh

Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa yang beranggotakan 193 orang pada hari Selasa memungkinkan Palestina untuk bertindak …