Tuesday , July 17 2018
Home > Politik > EDY RAHMAYADI DAN MUSA RAJEKSHAH TELAH RESMI DITETAPKAN SEBAGAI PEMENANG OLEH KPU
EDY RAHMAYADI DAN MUSA RAJEKSHAH TELAH RESMI DITETAPKAN SEBAGAI PEMENANG OLEH KPU
EDY RAHMAYADI DAN MUSA RAJEKSHAH TELAH RESMI DITETAPKAN SEBAGAI PEMENANG OLEH KPU

EDY RAHMAYADI DAN MUSA RAJEKSHAH TELAH RESMI DITETAPKAN SEBAGAI PEMENANG OLEH KPU

SARANANKRI – EDY RAHMAYADI DAN MUSA RAJEKSHAH TELAH RESMI DITETAPKAN SEBAGAI PEMENANG OLEH KPU. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut Akhirnya telah menetapkan Hasil Perhitungan Suara dalam Pilgub Sumut 2018. Pasangan dengan Nomor Urut 1 yakni Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah dikabarkan memiliki suara lebih banyak jika di Bandingkan dengan Pasangan dengan Nomor Urut 2 yakni Djarot dan Sihar.

Parnipura perhitungan suara yang berasal dari 33 Kabupaten / Kota tersebut diketahui berlangsung di Hotel Le Polonia yang ada di Jalan Sudirman , Medan , Minggu 8 Juli 2018 kemarin. Perhitungan tersebut berlangsung sejak Pagi hingga Tengah Malam.

Hasil akhir dari Perhitungan Suara tersebut , Pasangan dengan Nomor Urut 1 yakni Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Eramas diketahui memperoleh Suara sebanyak 3.291.137 Suara yang di perkirakan sama dengan 57.6% dari total Suara Sah sebesar 5.716.097. Pasangan Eramas terlihat lebih unggul dibandingkan dengan lawannyayaitu Pasangan dengan Nomor Urut 2 yakni Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Sitorus atau yang akrab disapa Djoss dimana pasangan Djoss hanya memperoleh Suara sebanyak 2.424.960 yang setara dengan 42.4% dari Suara yang sah.

BACA JUGA : INI MANFAAT YANG DAPAT DIHASILKAN DARI KACANG WALNUT UNTUK KESEHATAN KITA

Perhitungan Suara yang dilakukan oleh Pihak KPU sama sekali tidak di hadiri oleh para Pasangan yang ikut dalam mencalonkan dirinya. Para Calon hanya mengirimkan Saksi serta Perwakilannya dalam perhitungan Suara yang dilangsungkan di Hotel Polonia.

Hanya saksi yang berasal dari Pasangan Eramas yang menandatangani Berita mengenai Acara Hasil Perhitungan. Sementara Saksi dari Pasangan Djoss melakukan penolakkan sebab sejumlah pelanggaran dan pengaduan banyak ditemukan serta belum di tindaklanjuti. “Kami menolak untuk menandatangani Hasil Perhitungan Suara,” ujar sang Saksi yang berasal dari Tim Djoss yakni Dame Tobing.

Pihak Djoss sebelumnya sudah merasa keberatan dengan Perbedaan Data Jumlah Surat Suara yang di Cetak oleh KPU Sumut dengan yang telah di terima oleh KPU yang berasal dari Kabupaten / Kota. Mereka juga mengawasi masalah Daftar Pemilihan Tetap (DPT) yang tidak sesuai dengan yang sudah di tetapkan KPU Sumut , serta banyaknya Formulir C6 yang tidak diberikan.

Ketua KPU Sumut yakni Mulia Banurea menyatakan bahwa Penolakan Tim Djos sama sekali tidak akan mempergaruhi Penetapan Hasil Perhitungan. “Yang bersangkutan juga sudah menerima salinan PA Keputusan yang sudah di tetapkan oleh KPU Sumatera Utara. Jadi Penolakan tersebut tidak mempunyai hubungan pada hasil yang telah di sepakati. Hasilnya tetap sah sesuai dengan tata tertib yang ada,” jelasnya.

Check Also

PENAWARAN YANG DIBERIKAN KEMENHUB KEPADA PARA MASKAPAI DALAM MENSUKSESKAN ASIAN GAMES

PENAWARAN YANG DIBERIKAN KEMENHUB KEPADA PARA MASKAPAI DALAM MENSUKSESKAN ASIAN GAMES

SARANANKRI – PENAWARAN YANG DIBERIKAN KEMENHUB KEPADA PARA MASKAPAI DALAM MENSUKSESKAN ASIAN GAMES. Direktorat Angkutan Udara …