Saturday , August 18 2018
Home > News > FOTOGRAPHER INI ABADIKAN FOTO KEMATIAN NYA SENDIRI

FOTOGRAPHER INI ABADIKAN FOTO KEMATIAN NYA SENDIRI

Fotografer perang Amerika Serikat berhasil menangkap momen sebuah ledakan bom mortir yang secara tidak sengaja meledak di Afghanistan. Hilda Clayton sedang memotret tentara Afghanistan yang berlatih menembakkan mortir di Qaraghahi. Namun latihan yang menggunakan peluru sungguhan itu berujung maut setelah mortir yang dipegang tiba-tiba meledak. Hilda, yang saat itu berusia 22 tahun, sempat mengabadikan momen ledakan itu sebelum terbunuh bersama 4 tentara Afghanistan yang terlibat dalam latihan, tidak di sangka dia berhasil mengabadikan foto kematian nya sendiri, nekat sekali fotographer yang satu ini, pada saat ajal kematian nya sudah dekat, masih sempat-sempat nya melakukan foto, Hilda Clayton memang di kenal sebagai orang yang siap tempur dan tidak takut akan kematian, dirinya sudah berhasil selamat dari beberapa cobaan yang bisa di bilang sesuatu yang nekat, tapi sayang nya kali ini dewi fortuna tidak memihak kepada nya.

Menurut situs Stars and Stripes, kematian perempuan yang menjadi informan visual saat perang itu adalah, yang pertama dalam sebuah dokumentasi pertempuran Angkatan Darat Amerika Serikat. Hilda adalah fotografer perang dari Divisi 1 Kavaleri Brigade Tempur Lapis Baja ke-4 yang diterjunkan di Gamberi, Provinsi Laghman, Afghanistan. Foto-foto Hilda itu dipublikasikan di Majalah Militer Review edisi Mei-Juni.

” Aktivitas Clayton dalam membuat dokumentasi tidak hanya membantu membentuk dan memperkuat kemitraan (dengan Afghanistan), tapi juga menunjukkan risiko perempuan dalam konflik perang”, tidak hanya pria saja yang perang di Afghanistan, tapi perempuan juga turut ikut ambil bagian dalam perang tersebut, foto Clayton menjadi sangat viral dan terkenal, banyak yang tertarik juga dengan foto hasil jepretan Hilda, dan bisa di bilang banyak yang ingin membeli nya dengan harga yang tinggi, tapi sayang nya Hilda Clayton sudah tidak bisa lagi menikmati hasil jerih payah yang di lakukan nya, atau bisa di bilang hasil pengorbanan nyawan nya, Hilda pun layah mendapatkan Fotographer World di Afghanistan, karna hanya dia lah satu-satu nya fotographer yang sampai rela untuk ikut berperang hanya untuk mengabadikan foto moment bersejarah untuk negara nya sendiri.

Check Also

Senjata Sniper Paling Jitu

Senjata Sniper pertama kali di temukan di China pada abad ke 9 daratan China, dan …