News

Gaji Menteri Baru Jokowi Lebih Kecil Ketimbang Anggota DPR

Presiden Joko Widodo secara resmi menempatkan menteri di Kabinet Indonesia Lanjutan. Pelantikan ini diadakan di Istana Presiden, Jakarta Pusat.

Total ada 34 menteri yang ditunjuk oleh Jokowi. Para menteri ini akan menerima gaji dan tunjangan yang cukup umum, tetapi tentu saja bukan itu saja yang akan mereka terima.

  • Total Gaji dan Tunjangan

Tunjangan menteri diatur dalam Keputusan Presiden No. 68 tahun 2001. Sesuai dengan Keputusan Presiden ini, menteri negara menerima tunjangan sebesar Rp13.608.000 per bulan.

Sedangkan gaji pokok para menteri adalah Rp. 5.040.000. Jika secara total, gaji dan tunjangan yang diterima oleh menteri adalah Rp. 18.648.000 per bulan.

  • Dana Lainnya

Gaji dan tunjangan menteri di atas tentu tidak semuanya. Nilai-nilai di atas tidak termasuk dana operasional untuk kinerja dan protokol.

Bahkan ada dana taktis menteri yang menurut sejumlah mantan pejabat bisa mencapai Rp 100-150 juta. Selain itu, menteri juga menerima rumah dinas, kendaraan dinas, dan asuransi kesehatan.

  • Lebih Kecil Dari Gaji Anggota DPR

Dibandingkan dengan gaji anggota Parlemen Indonesia, gaji dan tunjangan menteri agak lebih kecil. Gaji dan tunjangan anggota DPR tercantum dalam Surat Edaran Sekretariat Jenderal DPR RI No. KU.00 / 9414 / DPR RI / XII / 2010. Selain itu, hal ini juga diatur dalam Surat Menteri Keuangan Nomor S- 520 / MK.02 / 2015

Dikatakan, gaji pokok anggota DPR adalah Rp 4.200.000. Anggota DPR juga menerima sejumlah tunjangan, yaitu tunjangan istri Rp 420.000, tunjangan anak Rp 168.000, biaya percobaan / paket Rp 2.000.000, tunjangan pekerjaan Rp 9.700.000, tunjangan beras Rp 198.000, dan tunjangan beras Rp 198.000, dan tunjangan PPH sebesar Rp 1.729.608.

Selain itu, ada juga tunjangan honorarium sebesar Rp5.580.000, tunjangan komunikasi intensif sebesar Rp15.554.000, tunjangan untuk peningkatan fungsi pengawasan dan anggaran sebesar Rp 3.750.000 dan bantuan langganan listrik dan telepon sebesar Rp7.700.000.

Jika dijumlahkan, gaji dan tunjangan anggota DPR setiap bulan adalah Rp50.999.608. Jumlah ini tentu tidak termasuk tunjangan pemeliharaan perumahan dan uang resmi.

  • Lebih kecil dari gaji bos BUMN

Gaji menteri juga relatif rendah dibandingkan dengan gaji direktur Badan Usaha Milik Negara. Hal ini diungkapkan oleh mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan yang mengatakan bahwa gaji direktur BUMN adalah 30 kali gaji menteri.

Melaporkan dari paruh pertama tahun 2019 laporan keuangan beberapa BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, jumlah manfaat jangka pendek, dalam hal ini gaji dan tunjangan dewan direksi, berkisar antara Rp 93 juta hingga Rp 2 miliar.

Nilai ini tidak termasuk bonus yang nilainya bisa 2-3 kali lipat dari manfaat jangka pendek. Dapat disimpulkan bahwa pernyataan Jonan benar karena, dengan kisaran ini, upah bulanan rata-rata direktur BUMN adalah sekitar 33 kali gaji menteri.

Tentu saja angka ini tentu dibandingkan dengan gaji pokok dan tunjangan menteri sebesar Rp 18,6 juta.

evelyn tanadi
the authorevelyn tanadi

Leave a Reply