Thursday , December 13 2018
Home > Gaya hidup > GARAM ATAU GULA YANG PALING BERBAHAYA BAGI TUBUH KITA
GARAM ATAU GULA YANG PALING BERBAHAYA BAGI TUBUH KITA
GARAM ATAU GULA YANG PALING BERBAHAYA BAGI TUBUH KITA

GARAM ATAU GULA YANG PALING BERBAHAYA BAGI TUBUH KITA

GARAM ATAU GULA YANG PALING BERBAHAYA BAGI TUBUH KITA – Kita sduah mendengar bahwa kebanyakan makanan yang manis atau asin berbahaya buat kesehatan. Baik gula dan garam masing-masing memang punya resionya sendiri bagi tubuh. Namun, di antaranya, sebenarnya mana yang lebih buruk? Apakah kebanyakan gula atau kebanyakan garam?

Garam di butuhkan manusia sebagai sumber karbohidrat sederhana. Karbohidrat diperlukan untuk menghasilkan kalori energy. Energy sendiri digunakan untuk menjalankan bermacam-macam tugas. Misalnya, fungsi kognitif otak, fungsi system pencernaan, dan fungsi gerak tubuh.

Sementara itu, zat mineral bernama nutrium yang terkandung dalam garam dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh. Pada dasarnya, kelebihan asupan apa pun tak baik buat kesehatan tubuh anda. Akan tetapi, taka da salahnya untuk mencari tahu perbandingan bahaya antara pola makan kebanyakan gula dan kebanyakan garam.

GARAM ATAU GULA YANG PALING BERBAHAYA BAGI TUBUH KITA

1 . Bahaya kebanyakan makan garam

Kekhawatiran terbesar pada ahli gizi dan tenaga kesehatan seputar bahaya kebanyakan garam adalah risiko tekanan darah tinggi (hipertensi). Dalam tubuh, natrium dalam garam bertugas menahan cairan dalam tubuh.

Kalau seseorang kebanyakan garam, makin banyak pula cairan yang menumpuk dan terjebak di pembuluh darah, ginjal, jantung, serta otak. Akibatnya, ia bisa mengalami hipertensi. Hipertensi bisa meningkatkan resiko komplikasi yang fatal seperti serangan jantung, gagal jantung, dan stroke.

GARAM ATAU GULA YANG PALING BERBAHAYA BAGI TUBUH KITA
2 . Kebanyakan makan gula

Bahaya dari kebanyakan konsumsi gula jauh lebih rumit dari pada garam. Kalau kebanyakan garam meningkatkan resiko kena penyakit jantung, kebanyakan gula efeknya bisa menjalar kemana-mana. Gula berlebihan akan di simpan tubuh sebagai cadangan lemak. Maka, mengonsumsi gula kebanyakan membuat kita cepat gemuk.

Namun, kebanyakan makan gula bisa meningkatkan resiko hipertensi, obesitas, diabetes, stroke, penyakit jantung, dan kanker. Ini karena kadar gula berlebih bhisa menyebabkan peradangan serta penuaan sel-sel dalam tubuh.

BACA JUGA : DIET GARAM ADALAH HAL BIASA TETAPI DIET GULA JARANG
Seperti yang di jelaskan ahli gizi Pennsylvania State University, Dr Mike Roussell, kebanyakan gula lebih bahaya dari pada kebanyakan garam karena ternyata keduanya saling berkaitan. Kalau kit akebanyakan gula, tubuh akan memproduksi hormone insulin untuk mencerna gula. Padahal, hormoninsulin akan meningkatkan fungsi natrium untuk menahan cairan di ginjal. Hal ini mengarah pada akibat yang sama seperti kebanyakan ;makan garam, yaitu risiko hipertensi.

Meskipun kebanyakan gula ternyata lebih berbahaya dari pada kelebihan garam, bukan berarti kita tidak boleh mengonsumsi ke duanya sama sekali. Pasalnya, seperti sudah di jelaskan sebelumnya, tubuh kita memerlukan gula dan garam dalam batas wajar.

Menurut anjuran dari kementrian kesehatan, sebaiknya remaja dan orang dewasa membatasi konsumsi gula sebanyak 5-9 sendonk teh sehari. Untuk asupan garam, batasi sampai satu sendok teh sehari. Kita juga sebaiknya menghindari konsumsi makanan atau cemilan dalam kemasan. Pasalnya, makanan kemasan memiliki kandungan gula dan garam jauh lebih tinggi dari pada makanan kita olah sendiri.

Check Also

SEORANG IBU IBU HAMPIR DI AMUK WARGA KARENA MENCURI TAS

SEORANG IBU IBU HAMPIR DI AMUK WARGA KARENA MENCURI TAS

SEORANG IBU IBU HAMPIR DI AMUK WARGA KARENA MENCURI TAS – Suriani, perempuan yang telah …