Wednesday , November 21 2018
Home > Sport > Gaya Asisten Pleatih Chelsea Yang Memicu Kemarahan Mourinho Disebut Memalukan
Gaya Asisten Pleatih Chelsea Yang Memicu Kemarahan Mourinho Disebut Memalukan

Gaya Asisten Pleatih Chelsea Yang Memicu Kemarahan Mourinho Disebut Memalukan

Gaya Asisten Pleatih Chelsea Yang Memicu Kemarahan Mourinho Disebut Memalukan – Kala itu, Ianni melakukan selebrasi yang sangat berlebihan di hadapan bangku cadangan MU saat Ross Barkley mencetak gol penyeimbang kedudukan di menit-menit akhir pertandingan yang membuat skor menjadi 2-2. Aksinya ini menyulut kemarahan Jose Mourinho dan staf MU.

Masalah ini memang sudah selesai. Sarri meminta maaf langsung pada Mourinho sambil membawa Ianni. Mourinho juga sudah memaafkannya. Meski demikian, Pardew percaya sikap seperti itu seharusnya tak bisa diterima.

Asisten pelatih Maurizio Sarri, Marco Ianni mencuri perhatian saat Chelsea berduel dengan Manchester United di pekan kesembilan Premier League 2018/19, Sabtu (20/10) lalu. Mantan pelatih Newcastle, Alan Pardew menilai sikap seperti itu seharusnya tidak dilakukan oleh profesional.

“Man of the Match pertandingan ini adalah steward yang menghentikan Jose [Mourinho]. Jika anda ingin jadi pelatih top, anda harus siap melepaskan amarah anda dan semua kelakukan yang memalukan jika tidak, anda tak layak melakukan pekerjaan sebagai seseorang pelatih yang profesional.

Gaya Asisten Pleatih Chelsea Yang Memicu Kemarahan Mourinho Disebut Memalukan

Gaya Asisten Pleatih Chelsea Yang Memicu Kemarahan Mourinho Disebut Memalukan

Menurut Pardew, reaksi Mourinho tak bisa disalahkan. Mourinho hanya merespons dan mencoba membuktikan harga dirinya. Tindakan Ianni sungguh berlebihan dan tak bisa diterima.

“Orang ini [Ianni] – pelatih kedua atau siapa pun dia – aksi pertamanya tidak bisa diterima dan aksi keduanya jelas tak bisa diterima,” kata Pardew di Sky Sports.

“Saya senang dia [Ianni] sudah meminta maaf dan Jose sudah menerima permintaan maafnya. Dalam situasi Jose saat ini, dengan tekanan yang dia hadapi, itu [pertengkaran] adalah hal terakhir yang dia inginkan,” tutup Pardew.

Oleh sebab itu, Pardew merasa puas saat mendengar kabar Ianni dan Sarri sudah meminta maaf langsung pada Mourinho, dan Mourinho memaafkannya. Menurutnya, saat ini Mourinho punya masalah yang lebih besar dari sekadar pertengkaran.

“Dalam situasi seperti itu, mereka [MU] kebobolan di detik terakhir, dia [Mourinho] kembali ke klub lamanya dan mendapati asisten pelatih lawan melukai harga diri di depan wajahnya seperti itu – itu sangat memalukan.

Check Also

Sanchez Diminta Buktikan Kualitasnya Di MU Usai Dapat Gaji Besar

Sanchez Diminta Buktikan Kualitasnya Di MU Usai Dapat Gaji Besar

Sanchez Diminta Buktikan Kualitasnya Di MU Usai Dapat Gaji Besar – Tak ayal ada banyak …