Wednesday , December 13 2017
Home > Politik > GERINDRA PERMASALAHKAN JABATAN WAKIL GUBENUR JIKA DJAROT GANTIKAN AHOK JADI GUBENUR DKI

GERINDRA PERMASALAHKAN JABATAN WAKIL GUBENUR JIKA DJAROT GANTIKAN AHOK JADI GUBENUR DKI

Ahmad Riza Patria yang merupakan Wakil Ketua Komisi II DPR yang menilai status Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) sebagai Gubernur DKI Jakarta sudah selesai. yang dikarenakan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara telah memvonis Ahok bersalah dengan hukuman dua tahun penjara.

Ketua DPP Partai Gerindra yang meminta kepada Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo supaya mengangkat Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menjadi Plt Gubernur DKI Jakarta dalam menggantikan Ahok yang sudah ditahan di Rutan Cipinang, Jakarta Timur.

Riza juga mengungkapkan bahwa untuk jabatan Wakil Gubernur yang akan ditinggalkan oleh Djarot bisa diisi, meskipun dalam beberapa bulan yang karena masa jabatan akan habis pada Oktober mendatang.

“Mendagri harus mengangkat Wakil Gubernur menggantikan sampai oktober, dan dimungkinkan sebetulnya mengisi Wakil Gubernur walaupun cuma beberapa bulan,” kata Riza di Gedung DPR, Jakarta

Untuk posisi Wakil Gubernur, Riza juga ingatkan bahwa harus atas persetujuan dari partainya. karena, Ahok saat menjadi Gubernur DKI merupakan dukungan dari PDI Perjuangan dan juga Partai Gerindra pada Pilkada tahun 2012 lalu. Kala itu, Ahok dan Joko Widodo memenangkan Pilkada. Sementara, Basuki/Ahok yang naik menjadi Gubernur yang gantikan Joko Widodo yang terpilih sebagai Presiden pada Pilpres 2014.

“Jadi Pak Djarot harus mendapat persetujuan dari PDIP dan Gerindra untuk mengusulkan wakil Pak Djarot,” ujarnya.

Riza berharap bahwa PDI Perjuangan bisa membuka pintu untuk menentukan posisi Wakil Gubernur atas persetujuan dari partainya. Sebab, lanjut Riza, hal tersebut juga dapat menjalin komunikasi yang cukup baik antara dua partai yang dulu pernah kompak namun sekarang sering berbeda kepentingan.

“Saatnya lah PDIP dan Gerindra lebih baik lagi hubungannya,” ujarnya.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengingatkan pula soal koalisi partainya dengan PDI Perjuangan pada Pilkada tahun 2012. Namun, untuk pengisi jabatan Wakil Gubernur, Fadli belum dapat berkomentar banyak.

“Kan Gerindra pengusung juga kayak PDIP. Nah itu saya enggak tahu ya. Dalam waktu yang sangat pendek juga jika dibutuhkan dan dapat dibicarakan. Tapi prosedur atau peraturan yang berlaku saya kira memang seperti itu. Nanti kita lihatlah ke depan,” kata Fadli

Check Also

INILAH YANG DIANDALKAN KALIMANTAN TIMUR TENTANG SISTEM PEREKONOMIAN

Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur (BI Kaltim) meramalkan bahwa pertumbuhan ekonomi di provinsi ini 3,5 …