News

Gunung Lemongan Meledak; PVMBG Merekam 254 Gempa Lokal

Gunung Lemongan Meledak; PVMBG Merekam 254 Gempa LokalGunung Lemongan Meledak; PVMBG Merekam 254 Gempa Lokal

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat ratusan gempa tektonik lokal sebagai akibat dari meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Lemongan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Meningkatnya intensitas gempa terjadi sejak empat hari terakhir hingga Kamis, 14 November.

PVMBG melaporkan bahwa total 252 gempa mengguncang daerah itu Rabu lalu, 13 November, di mana getaran dari 15 di antaranya dirasakan dengan amplitudo 10-30 mm pada level I-IV skala MMI skala

Getaran yang terus menerus juga menyentak area tersebut dengan amplitudo 10-30 mm (dominan 5 mm).

BACA JUGA : William PSI : Jangan Gunakan Dana Hibah Ini Sebagai Alat Politik

Gunung Lemongan adalah salah satu gunung unik di dunia karena letusannya yang tidak terjadi di puncak, tetapi di tanah di sekitar gunung. Karenanya, letusannya berupa ranu atau maars (kawah) dan gunung-gunung kecil (bocha). Ada sekitar 60 titik tanda erupsi.

Pada 1799-1899, Gunung Lemongan tercatat sebagai gunung paling aktif di Indonesia.

Kepala PVMBG Kasbani mengatakan dalam laporannya bahwa orang-orang di barat hingga barat daya Gunung Lemongan, yaitu Desa Sumber Petung, Tegal Randu, dan Papringan kemungkinan akan terkena dampak gempa.

Dia menambahkan bahwa aktivitas seismik gunung itu telah meningkat tetapi itu tidak menunjukkan perubahan visual dan gejala vulkanik lainnya.

“Berdasarkan pengamatan dan analisis data visual dan instrumental hingga 13 November, tingkat aktivitas Gunung Lemongan masih pada tingkat I (normal),” kata Kasbani.

Dia lebih lanjut mengimbau masyarakat yang tinggal di dekat Gunung Lemongan untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh masalah tak berdasar terkait dengan letusan gunung berapi. Pejalan kaki juga diminta untuk tetap waspada terhadap setiap perkembangan kegiatan Gunung Api Lemongan yang dikeluarkan oleh PVMBG dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
 

Leave a Reply