Wednesday , December 13 2017
Home > News > HENTIKAN ISU AGAMA SEBAGAI TAMENG POLITIK
HENTIKAN ISU AGAMA SEBAGAI TAMENG POLITIK
HENTIKAN ISU AGAMA SEBAGAI TAMENG POLITIK

HENTIKAN ISU AGAMA SEBAGAI TAMENG POLITIK

Hukum adalah komandan, semua harus tunduk. Tak terkecuali bagi pejabat publik. Hal ini harus ditekankan pada putusan yang dijatuhkan oleh hakim gubernur Jakarta yang tidak aktif, Basuki T Purnama (Ahok).

“Hukum adalah mekanisme untuk memecahkan masalah secara adil dan bermartabat, dan semua pihak, belum lagi, harus mematuhinya, biarpun sudah resmi,” kata calon Doktor Hukum Universitas Jayabaya Jakarta, Lusiana Sanato di Jakarta, Rabu 17/5).

Dia juga meminta semua pihak untuk menegakkan proses penegakan hukum yang adil dan beradab. Dan jangan membuatnya menjadi kekuatan untuk merekayasa atau memaksakan kehendak.

“Dengan catatan, proses peradilan harus menjaga supremasi, keadilan, kepastian dan tunjangan hukum tanpa intervensi dari pihak manapun,” katanya.

Lusiana juga meminta agar isu agama jangan dijadikan objek politik.

“Negara ini akan rusak jika isu agama digunakan sebagai manuver untuk kegiatan politik praktis,” katanya.

Sementara itu, pengamat hukum pidana, Youngky Fernando melihat, ada kasus menarik di Ahok.

“Dalam perspektif Sistem Peradilan Pidana Indonesia (SPPT), tersangka atau terdakwa harus bisa membuktikan kesalahan paling berat oleh penyidik ​​dan jaksa penuntut umum dan hak kebebasan mereka akan menyempit, namun dalam kasus Ahok justru sebaliknya,” kata Youngky.

Dalam kasus Ahok, dia melihat perlakuan diskriminatif bila dibandingkan dengan tersangka dan terdakwa dalam kasus yang sama.

“Diskriminasi tersebut mengungkapkan ketidakadilan kepada terdakwa dan terdakwa lainnya dalam kasus yang sama,” kata Youngky.

Youngky berharap ke depan, penegakan hukum harus didasarkan pada peraturan hukum, tidak sesuai dengan subjektivitasnya.

“Ini juga terlihat pemberhentian Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta sejak menjadi terdakwa,” tambah Youngky.

Check Also

NOVANTO TUNJUK AZIZ SEBAGAI GANTI DIRINYA SAAT MENGUNDURKAN DIRI

NOVANTO TUNJUK AZIZ SEBAGAI GANTI DIRINYA SAAT MENGUNDURKAN DIRI

Tertanggal 4 November lalu setya Novanto sudah mengirimkan surat pengundurun dirinya sebagai ketua DPR menurut …