Thursday , December 14 2017
Home > Politik > HUBUNGAN DPR DAN KPK YANG SEMAKIN MENEGANG
HUBUNGAN DPR DAN KPK YANG SEMAKIN MENEGANG
HUBUNGAN DPR DAN KPK YANG SEMAKIN MENEGANG

HUBUNGAN DPR DAN KPK YANG SEMAKIN MENEGANG

SARANANKRISebuah pasukan khusus atau Pansus kini telah berhasil dibentuk oleh DPR dengan menggunakan hak angket, pembentukan Pansus tersebut dikarenakan ada keberatan dari pihak DPR yang selama ini menilai bahwa KPK adalah lembaga hukum yang kebal akan kritika. Dan kini hubungan DPR dan KPK yang semakin menegang dan masih belum menemukan titik cerah, Pansus yang berhasil dibentuk dipimpin oleh Dossy Iskandar seorang politikus dari partai Hanura.

HUBUNGAN DPR DAN KPK YANG SEMAKIN MENEGANG Wakil ketua diisi oleh Taufiqulhadi  politikus dari partai Nasdem dan juga Risa Mariska seorang politikus dari PDIO, setelah berhasil dibentuk tim Pansus langsung mengadakan rapat untuk yang pertama kali nya bersama perwakilan dari beberapa fraksi yang telah bergabung. Ada tujuh fraksi yang mengirimkan perwakilannya dan ada tiga fraksi memilih tidak bergabung didalam nya yaitu partai Demokrat, PKS dan juga PKB.

BACA JUGA : SITI FADILLAH SUPARI TELAH KEMBALIKAN DANA SUAP KE KPK

Hubungan DPR dan KPK semakin menegang dengan berhasilnya pembentukan Pansus melalui hak angket, dengan terbentuknya Pansus tersebut Juru Bicara KPK langsung memberikan tanggapannya. Febri Diansyah mengatakan bahwa pihaknya sangat menyesalkan inkonsistensi dari fraksi PAN, GERINDRA, dan juga PPP. Febri juga belum bisa memastikan ada faktor apa dibelakang dari beberapa partai tersebut yang akhir nya menyetujui hak angket tersebut.

HUBUNGAN DPR DAN KPK YANG SEMAKIN MENEGANG Menurut Febri mengatakan bahwa pihaknya masih belum bisa memutuskan apakah akan memenuhi panggilan dari Pansus, karena seharus nya Pansus tersebut sama sekali tidak sah. Karena tidak semua fraksi menyetujui pembentukan Pansus tersebut, dan apa yang disampaikan oleh Juru Bicara KPK tersebut langsung mendapatkan tanggapan dari Pansus KPK Agun Gunandjar mengatakan bahwa pihaknya akan mengirimkan surat kepada pimpinan KPK, dan benar  saja hubungan DPR dan KPK semakin menegang.

Menurut Agun apa yang disampaikan oleh Febri justru merupakan sebuah serangan kepada Pansus KPK, Agun juga mengatakan bahwa pernyataan Febri juga sudah menuduh bahwa dengan dibentuknya Pansus akan menimbulkan tindakan korupsi baru. Wakil Ketua Pansus angket Dossy mengatakan bahwa jika sampai pimpinan KPK tidak memenuhi panggilan maka akan dianggap telah melakukan pelanggaran terhadap konstitusi.

BACA JUGA : ANGGOTA POLISI TEMBAK DIRI SENDIRI HINGGA TEWAS

Hubungan DPR dan KPK semakin menegang dengan adanya pertanyaan dari Risa Mariska yang mengatakan bahwa pihaknya akan memanggil paksa dengan bantuan pihak kepolisian jika panggilan tersebut tidak di penuhi oleh pimpinan KPK sebanyak tiga kali. Hal tersebut akan dilakukan oleh Pansus angket jika pimpinan KPK tidak hadir tanpa ada alasan yang jelas, dan Pansus angket akan selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

Check Also

DIPOTONG SAMPAI MILIARAN, NAMUN RAPBD DKI JAKARTA JUSTRU MENINGKAT DI TAHUN 2018

DIPOTONG SAMPAI MILIARAN, NAMUN RAPBD DKI JAKARTA JUSTRU MENINGKAT DI TAHUN 2018

SARANANKRI Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menerima pukulan yang …