Wednesday , December 19 2018
Home > News > Hujan Tak Kunjung Reda Sebabkan Banjir Juga Longsor 3 Provinsi Sumatera
Hujan Tak Kunjung Reda Sebabkan Banjir Juga Longsor 3 Provinsi Sumatera
Hujan Tak Kunjung Reda Sebabkan Banjir Juga Longsor 3 Provinsi Sumatera

Hujan Tak Kunjung Reda Sebabkan Banjir Juga Longsor 3 Provinsi Sumatera

Hujan Tak Kunjung Reda Sebabkan Banjir Juga Longsor 3 Provinsi Sumatera

Hujan deras di bagian barat negara Indonesia akhir-akhir ini mengakibatkan banjir besar dan tanah longsor di beberapa provinsi, termasuk daerah Sumatra Utara, Riau, dan Jawa Barat, bahkan telah merenggut nyawa sejumlah orang.

Tubuh Ulin Muslikin, penduduk desa Kebun Lado di distrik Singingi, Riau, ditemukan pada Kamis pagi setelah pencarian tiga hari. Penambang emas berusia 25 tahun itu dilaporkan berusaha menyeberangi Sungai Singingi yang meluap pada hari Selasa.

Insiden itu terjadi pada hari Selasa sekitar pukul 9 pagi (setelah hujan lebat), kata kepala distrik Singingi, Irfansyah, Kamis. Segera setelah menerima laporan tentang insiden itu, tim pencari dan penyelamat berangkat dengan dua speedboat dan empat kano untuk mencari korban. Tim menemukan mayat pagi ini, katanya.

Ulin dibawa ke pusat kesehatan Singingi untuk otopsi dan nantinya akan dikubur di kampung halamannya di Pati, Jawa Tengah. Di Mandailing Natal, Sumatera Utara, banjir mengungsi ribuan orang pada Rabu malam. Air dari Sungai Batang Gadis yang meluap di kabupaten itu menyapu kawasan perumahan dan merusak jalan.

Banyak rumah yang hanyut. Kami mencatat nomornya, kata Kepala Badan Koordinasi Bencana Natal Mandailing, Sulpardi. Setidaknya sembilan kabupaten telah terendam, yaitu Lingga Bayu, Panyabungan, Kotanopan, Tambangan, Hutabargot, Panyabungan Selatan, Batang Natal, Kecamatan Naga Juang dan Panyabungan Timur.

Orang-orang yang kehilangan tempat tinggal ditempatkan di gedung multiguna di Jl. Mandailing di kabupaten. Sulpardi mengatakan beberapa sekolah telah ditutup karena banjir. Banjir terjadi di kabupaten yang sama bulan lalu, mengklaim 17 kehidupan. Dua belas dari korban adalah siswa dari sekolah dasar setempat yang telah belajar di kelas mereka.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memperingatkan kemungkinan hujan deras dalam dua minggu ke depan di bagian barat negara itu. Orang-orang juga telah diperingatkan tentang potensi longsor dan banjir bandang

Check Also

PEMERINTAH MASIH USUT DAN KEJAR PEMBERONTAK BORON PEMBUNUH PEKERJA PAPUA

PEMERINTAH MASIH USUT DAN KEJAR PEMBERONTAK BORON PEMBUNUH PEKERJA PAPUA

PEMERINTAH MASIH USUT DAN KEJAR PEMBERONTAK BORON PEMBUNUH PEKERJA PAPUA Pemerintah mempertahankan pendekatan yang terfokus …