Tuesday , June 19 2018
Home > Uncategorized > INDONESIA MENYUSUN SKEMA PEMBIAYAAN MURAH UNTUK ENERGI HIJAU.

INDONESIA MENYUSUN SKEMA PEMBIAYAAN MURAH UNTUK ENERGI HIJAU.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sekarang sedang mempersiapkan skema pembiayaan hijau untuk perusahaan yang ditunjuk untuk mengembangkan energi baru dan terbarukan.

Kepala Bappenas dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro mengatakan di Jakarta pada hari Selasa bahwa perusahaan-perusahaan tersebut dapat memperoleh pembiayaan berbiaya rendah melalui skema keuangan terpadu untuk membiayai proyek-proyek energi baru dan terbarukan mereka.

“Kami akan membuat pembiayaan berbiaya rendah melalui skema campuran. Kami akan memadukan pinjaman perbankan komersial dengan pembiayaan non-komersial karena jika hanya mengandalkan pembiayaan komersial, [biayanya terlalu tinggi], ”kata Bambang.

Menteri mengatakan lembaga-lembaga yang akan bertanggung jawab untuk mencari pembiayaan berbiaya rendah untuk proyek-proyek tersebut adalah Dana Perwalian Perubahan Iklim Indonesia (ICCTF) dan pembiayaan investasi anggaran non-negara (PINA).

Dia mengatakan banyak lembaga internasional menyediakan pembiayaan berbiaya rendah melalui skema pembiayaan hijau sebagai insentif bagi negara atau perusahaan, yang memiliki komitmen untuk mengembangkan proyek-proyek hijau seperti proyek-proyek energi baru dan terbarukan.

Untuk melaksanakan komitmennya untuk mengurangi emisi rumah kaca, pemerintah Indonesia harus meningkatkan kontribusi energi baru dan terbarukan menjadi 23 persen dari total konsumsi negara pada tahun 2025.

Check Also

INILAH 4 PERJANJIAN YANG DIBUAT OLEH TRUMP DAN KIM JONG UN.

Pertemuan tingkat tinggi Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada …